Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN menyebutkan bahwa selama negosiasi dengan Amerika Serikat, mereka telah mengajukan proposal yang dinilai sangat realistis. Kini, bola ada di tangan Washington yang harus merespons dengan pendekatan lebih rasional untuk memecahkan sejumlah persoalan penting.
Pernyataan ini disampaikan oleh Iran melalui siaran TV Press TV pada Minggu, yang mengutip sumber yang mengetahui jalannya perundingan tersebut.
Dalam siaran tersebut, Iran menegaskan bahwa AS telah keliru dalam menilai jalannya negosiasi, serupa dengan kesalahan dalam strategi militernya di masa lalu.
Hingga kini, lokasi pertemuan selanjutnya antara kedua negara masih belum ditentukan.
Meskipun perundingan di Islamabad pada Sabtu lalu menunjukkan niat damai, pada Minggu pagi, Wakil Presiden AS, J.D. Vance, menyatakan bahwa negosiasi gagal mencapai kesepakatan. Delegasi AS akhirnya memutuskan untuk pulang tanpa hasil yang signifikan, menandakan ketegangan yang semakin memburuk. (Ant/Z-10)
Tak cuma Iran, negara-negara sekutu seperti Prancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Korsel, Jepang, Kanada, dll pun mulai berani berkata 'tidak' kepada mereka.
Perundingan damai AS-Iran di Islamabad gagal setelah 21 jam. Sementara itu, Trump hadir di UFC Miami. Vance klaim komunikasi intensif dengan Presiden tetap berjalan.
Negosiasi AS-Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah. AS menuntut komitmen nuklir Iran, namun hasilnya nihil.
Iran menegaskan bahwa kesepakatan dengan AS tak bisa tercapai instan, meskipun ada kemajuan. Ketegangan dan perbedaan krusial masih membayangi negosiasi.
Iran menegaskan belum ada negosiasi langsung dengan AS dan menyebut kontak baru sebatas mediator, memukul klaim Washington soal diplomasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved