MUI Tanya Penyebab Kapal Indonesia Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran Menjawab

Media Indonesia
07/4/2026 13:21
MUI Tanya Penyebab Kapal Indonesia Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Iran Menjawab
Ilustrasi.(Freepik)

WAKIL Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, mempertanyakan kendala yang dihadapi kapal-kapal Indonesia saat melintasi Selat Hormuz kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/4/2026).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Dubes Boroujerdi menjelaskan bahwa situasi keamanan di kawasan tersebut saat ini belum sepenuhnya kondusif akibat konflik yang sedang berlangsung. Ia menegaskan bahwa pihak-pihak yang memicu peperangan menjadi penyebab utama terganggunya stabilitas di jalur perdagangan internasional tersebut.

Menurut Boroujerdi, keamanan di kawasan Selat Hormuz hanya akan pulih sepenuhnya apabila pihak-pihak yang bertikai bersedia menghentikan agresi dan konflik bersenjata.

Negosiasi Kapal Tanker Indonesia

Terkait adanya kapal-kapal Indonesia yang tertahan, Boroujerdi mengungkapkan bahwa pemerintah Iran dan Indonesia saat ini tengah melakukan proses negosiasi intensif. Ia membenarkan adanya sejumlah kapal asal Indonesia yang sempat terjebak di wilayah konflik tersebut.

Meski demikian, ia memberikan jaminan bahwa kapal-kapal Indonesia pada akhirnya akan diizinkan melintas kembali. "Kapal-kapal Indonesia dipastikan dapat melintas, dengan catatan seluruh prosedur keamanan yang berlaku dipenuhi," jelasnya.

KH Cholil Nafis menambahkan bahwa pertemuan tersebut juga menjadi ajang diskusi mengenai perkembangan terkini di Iran pasca-penyerangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel. MUI berupaya menyerap informasi langsung untuk mencari solusi perdamaian dalam bingkai persahabatan antarnegara.

"Kami mendiskusikan hal terkini di Iran dan penyerangan Amerika serta Israel. Banyak informasi yang bisa diserap untuk diskusi solusi konflik," ujar Kiai Cholil yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok.

Komitmen Persahabatan: Dubes Boroujerdi menegaskan komitmen Iran untuk terus menjalin hubungan baik dengan Indonesia, termasuk memberikan kemudahan bagi kapal tanker Indonesia yang melintasi Selat Hormuz di masa mendatang.

Seruan Damai MUI

Sebelum menerima kunjungan Dubes Iran, MUI telah menggelar konferensi pers untuk menyampaikan taujihat (arahan) kepada umat Islam dan masyarakat dunia. MUI menyerukan penghentian agresi, penegakan hukum internasional, serta keadilan kemanusiaan.

Seruan bertajuk Stop War tersebut menekankan pentingnya mengakhiri peperangan demi menjaga stabilitas global dan melindungi hak asasi manusia di wilayah-wilayah konflik. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya