Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Palestina mengeluarkan peringatan keras terkait manuver teranyar Israel di wilayah pendudukan. Menteri Luar Negeri Palestina, Varsen Aghabekian, mengungkapkan bahwa rezim Zionis secara sistematis memanfaatkan eskalasi konflik di Teluk Persia sebagai tabir asap untuk mengintensifkan perluasan permukiman ilegal di Tepi Barat.
Dalam taklimat kepada korps diplomatik di Palestina pada Selasa (17/3/2026), Menlu Aghabekian menegaskan bahwa perhatian komunitas internasional yang terpecah akibat perang besar di kawasan Teluk memberikan celah bagi Israel untuk memperkuat kontrol permanen atas tanah Palestina secara ilegal.
Aghabekian menjelaskan bahwa langkah Israel saat ini bukan sekadar perluasan wilayah fisik secara sporadis. Rezim Zionis disebut tengah mempercepat upaya pencaplokan melalui langkah-langkah legislatif dan administratif yang strategis.
Strategi ini dinilai secara langsung merongrong upaya pencapaian solusi dua negara (two-state solution) dan secara nyata mengancam hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib mereka sendiri di masa depan.
Menlu Aghabekian melaporkan bahwa pemukim ilegal Israel melakukan serangan terencana setiap hari terhadap warga sipil Palestina. Aksi anarkis ini meliputi pembunuhan, serangan fisik, pembakaran rumah serta kendaraan, hingga pencurian sumber daya alam dan penghancuran lahan pertanian produktif.
"Hal tersebut dilakukan di bawah perlindungan langsung tentara Zionis Israel," tegas Aghabekian dalam pernyataannya yang dikutip dari Anadolu.
Selain kekerasan fisik, Palestina juga menyoroti pelanggaran terang-terangan terhadap hak beragama. Masjid Al-Aqsa dilaporkan mengalami penutupan sejak perang di Iran berkecamuk, yang dibarengi dengan pembatasan ketat bagi warga Muslim yang ingin menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan data resmi pemerintah Palestina, eskalasi kekerasan di Tepi Barat telah memakan korban jiwa yang sangat besar. Berikut adalah statistik terkini:
| Kategori | Jumlah (Estimasi) |
|---|---|
| Warga Palestina Tewas | 1.133 Orang |
| Warga Luka-luka | 11.700 Orang |
| Warga Ditahan | 22.000 Orang |
Ketegangan di kawasan Teluk Persia sendiri mencapai puncaknya setelah serangan udara AS dan Israel pada akhir Februari lalu yang menewaskan tokoh-tokoh kunci di Iran. Balasan serangan drone dan rudal dari Iran tidak hanya menyasar target militer, tetapi juga berdampak pada stabilitas pasar global serta gangguan jalur penerbangan internasional.
Pemerintah Palestina kini mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil langkah hukum konkret berdasarkan hukum internasional guna menghentikan pelanggaran sistematis ini dan melindungi hak-hak rakyat Palestina yang kian terhimpit di tengah konflik regional. (Ant/I-2)
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
Kesaksian memilukan warga Palestina, Abu al-Kebash, yang menjadi korban kekerasan seksual dan penyiksaan oleh puluhan pemukim Israel bertopeng di Tepi Barat.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Serangan pemukim Israel di Tepi Barat tewaskan 3 warga Palestina di Abu Falah. Militer Israel sebut insiden ini tak bisa ditoleransi. Simak kronologinya.
Serangan brutal pemukim ilegal Israel di desa Susya, Hebron, hanguskan rumah dan kendaraan warga Palestina di tengah bulan Ramadan. Simak kronologinya.
PASUKAN Israel dilaporkan menembak seorang warga Palestina di dekat tembok pemisah di wilayah utara Yerusalem pada Minggu (26/4) malam.
Masyarakat Tahanan Palestina (PPS) melaporkan lebih dari 23.000 warga Palestina ditangkap pasukan Israel sejak Oktober 2023, termasuk perempuan dan anak-anak.
Kekerasan pemukim ekstremis Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat mencapai level tertinggi. Simak analisis mengenai impunitas dan dukungan ideologisnya.
Knesset sahkan UU hukuman mati gantung khusus warga Palestina di Tepi Barat. Kebijakan ini memicu kecaman dunia internasional dan dituding sebagai praktik apartheid.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved