Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, melontarkan kritik tajam terhadap standar ganda Amerika Serikat dalam penegakan hukum internasional. Asif menyatakan bahwa jika Washington ingin menunjukkan kepedulian terhadap kemanusiaan, mereka seharusnya mengerahkan militer untuk menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, ketimbang menargetkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Pernyataan keras ini disampaikan Asif dalam wawancara dengan stasiun televisi Pakistan, Geo TV, menanggapi operasi AS di Venezuela yang berujung pada penangkapan Maduro atas tuduhan perdagangan narkotika. Asif mengutuk tindakan tersebut sebagai penculikan dan memperingatkan bahwa langkah AS telah membuka kotak Pandora yang mengancam stabilitas tatanan dunia.
"Tatanan dunia sedang runtuh," tegas Asif. Ia menilai tindakan AS terhadap Maduro tidak memiliki legitimasi moral dan hanya didorong oleh kepentingan untuk menguasai sumber daya alam Venezuela, sebagaimana dituduhkan oleh pihak Caracas.
Namun, Asif menambahkan bahwa jika ada satu sosok di dunia yang layak menerima perlakuan ekstrim seperti itu, orang tersebut adalah Benjamin Netanyahu. Ia menyebut pemimpin Israel itu sebagai penjahat terburuk bagi kemanusiaan merujuk pada agresi militer di Jalur Gaza yang telah menewaskan sedikitnya 70.000 warga Palestina.
"Amerika Serikat harus menculiknya, membawanya pergi, dan mengadilinya di pengadilan mana pun, jika memang Amerika Serikat adalah sahabat kemanusiaan," ujar Asif. Ia bahkan melontarkan opsi alternatif agar negara seperti Türki melakukan tindakan serupa, sembari menyatakan bahwa Pakistan akan mendoakan hasil tersebut.
Kritik Pakistan ini muncul di tengah rusaknya citra internasional Israel akibat konflik di Gaza yang meletus sejak Oktober 2023. Meskipun Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang, Washington justru mengecam keputusan tersebut dan menjatuhkan sanksi kepada jaksa ICC.
Kontradiksi kebijakan luar negeri AS inilah yang disorot oleh Asif. Di satu sisi, AS bertindak agresif terhadap pemimpin Amerika Latin yang dianggap berseberangan dengan kepentingannya, namun di sisi lain, Washington tetap menjadi pelindung utama bagi sekutunya di Timur Tengah meskipun menghadapi tuduhan genosida dari dunia internasional. (Russia Today/B-3)
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
PRESIDEN Prabowo Subianto menilai kebijakan luar negeri Indonesia di kawasan Timur Tengah harus tetap berpegang pada prinsip nonblok di tengah konflik yang saling bertaut.
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Jajak pendapat Reuters/Ipsos tunjukkan hanya 25% warga AS dukung serangan ke Iran. Risiko lonjakan harga BBM dan korban jiwa tentara jadi ancaman bagi posisi Trump.
Dalam pertemuan antara Prabowo dengan perwakilan ormas Islam dan sejumlah tokoh muslim, yang jumlahnya sekitar 40 orang lebih, Prabowo menjelaskan alasan Indonesia bergabung BoP.
Dewan Perdamaian Trump
Human Rights Watch (HRW) desak penghentian penjualan senjata ke Israel usai penghancuran Jembatan Qasmieh di Libanon. Serangan dianggap potensi kejahatan perang terhadap warga sipil.
Sejumlah anggota DPR AS dari Partai Demokrat mengajukan resolusi pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump terkait perang inkonstitusional dan pelanggaran HAM.
Pentagon tinjau target infrastruktur Iran guna hindari tuduhan kejahatan perang. Perdebatan sengit terjadi terkait target fasilitas sipil dan militer.
Tiga jurnalis tewas akibat serangan udara Israel di Libanon Selatan, Sabtu (28/3). CPJ kecam keras tuduhan Israel yang menyebut jurnalis sebagai kombatan tanpa bukti sah.
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved