Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EFEK Kate Middleton membuat merek-merek yang terkait dengannya sejak 2010 mengalami lonjakan besar dalam penjualan. Sekarang, The Times melaporkan, Putri Wales, 43, bisa menggunakan kekuasaannya untuk mendukung waran kerajaan, segel persetujuan resmi yang diberikan anggota senior keluarga kerajaan kepada merek-merek Inggris yang mereka dukung.
The Times melaporkan tidak ada Putri Wales yang memberikan waran kerajaan sejak 1910, termasuk Kate sendiri, yang diberikan gelar tersebut pada September 2022 setelah kematian Ratu Elizabeth. Putri Wales terakhir yang mengeluarkan waran kerajaan adalah calon Ratu Mary, yang mengeluarkannya sebelum suaminya, George V, naik tahta pada 1910. Meskipun Raja Charles mengeluarkan waran sebagai Pangeran Wales mulai tahun 1980, setelah menikah pada tahun berikutnya, istrinya Putri Diana tidak pernah mengeluarkan waran kerajaan sendiri.
Meskipun tidak ada waktu yang ditetapkan kapan Pangeran dan Putri Wales akan memberikan waran kerajaan, The Times melaporkan sumber yang dekat dengan Kate mengatakan itu adalah "harapan" Kate agar hal tersebut terjadi segera: "Dia sangat ingin mengakui keterampilan dan industri Inggris," menurut laporan itu.
Waran kerajaan diberikan untuk jangka waktu hingga lima tahun dan diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang barang-barangnya dijual kepada keluarga kerajaan. Perusahaan-perusahaan ini menjadi anggota Asosiasi Pemegang Waran Kerajaan dan dengan demikian dapat menggunakan lambang kerajaan terkait dengan pekerjaan mereka. Contohnya, bulan lalu, Ratu Camilla memberikan waran kerajaan kepada ahli kecantikan wajah, desainer gaun pengantin, dan penata rambutnya yang sudah bekerja selama 30 tahun.
"Kami telah melihat Putri Wales memberikan dampak besar pada merek-merek, yang sering disebut sebagai 'efek Kate'," kata Nicola Pink, pendiri perusahaan hubungan masyarakat dan pemasaran We Are Pink, kepada The Times. "Yang membuatnya begitu kuat adalah karena selalu terasa tulus — dia memilih merek yang benar-benar dia suka atau ingin dukung."
Contoh kasus? Catherine Zoraida, seorang desainer perhiasan Inggris yang anting-antingnya telah dikenakan oleh Putri Kate pada berbagai kesempatan. Dia mengatakan kepada The Times bahwa efek Kate pada mereknya sangat "gila," menambahkan "Ini seperti peningkatan penjualan sebesar 500% setiap kali dia terlihat mengenakan sepasang anting."
Keputusan ini, pada akhirnya, akan bergantung pada Raja Charles, karena raja yang sedang berkuasa memutuskan siapa dari keluarga kerajaan yang dapat memberikan waran.
"Segel persetujuan kerajaan resmi hanya akan semakin meningkatkan penjualan untuk perusahaan Inggris yang secara resmi terkait dengan Ratu masa depan," lapor The Times.
Saat Kate melanjutkan kembalinya secara bertahap ke dunia kerja setelah tahun 2024 yang penuh gejolak, kabar dari 2025 sudah dimulai dengan baik. Setelah kunjungan kejutan ke Rumah Sakit Royal Marsden, tempat Kate sendiri menerima perawatan kanker tahun lalu, pada 14 Januari, Putri Wales mengumumkan kanker yang dideritanya sudah dalam remisi dan itu "merupakan kelegaan": "Namun, saya menantikan tahun yang memuaskan di depan," tulis Kate. "Ada banyak hal yang harus dinantikan." (People/Z-3)
King Charles III memberikan pidato emosional di depan Kongres AS. Di tengah skandal Pangeran Andrew, sang Raja menyelipkan pesan khusus bagi para penyintas kekerasan.
Putri Wales, Kate Middleton, merayakan Hari Bumi dengan pesan haru. Ia mengungkap bagaimana alam menjadi tempat pelarian selama masa pemulihan kankernya.
Raja Charles merayakan centenary mendiang Ratu Elizabeth II dengan pesan video emosional dan pengumuman monumen permanen di St James's Park.
Pangeran Harry membagikan kisah menyentuh tentang duka kehilangan Putri Diana dan perjuangan mentalnya dalam kunjungan ke Australia bersama Meghan Markle.
Keputusan Raja Charles III untuk tidak menyampaikan pesan Paskah tahun ini memicu perdebatan di Inggris, terutama setelah ia memberikan ucapan Ramadan.
Pihak Duke dan Duchess of Sussex angkat bicara terkait klaim kontroversial dalam buku biografi terbaru Tom Bower, 'Betrayal'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved