Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia kembali melakukan evakuasi terhadap warga negara Indonesia (WNI) dari Suriah dan akan tiba di Tanah Air pada Minggu (14/12) besok.
"Iya betul (pemerintah kembali lakukan evakuasi WNI dari Suriah)," kata Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha pada Sabtu (14/12).
Menurut informasi, jadwal evakuasi WNI Gelombang II dari Suriah yang akan tiba besok Minggu, di T3 Bandara Soetta akan dibagi menjadi dalam dua kelombok. Untuk kelompok I tiba pukul 14.45 WIB dan kelompok II tiba pukul 15.10 WIB.
Kendati demikian, pihak Kemlu masih belum bisa memastikan berapa jumlah WNI yang dievakuasi pada Gelombang II tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Sebanyak 37 WNI yang terdiri dari 35 WNI dan 2 staf pendamping KBRI Damaskus telah tiba dengan selamat di Tanah Air pada Kamis (12/12).
Pemerintah berencana memfasilitasi evakuasi gelombang kedua. Hingga saat ini tercatat 97 WNI menyatakan kesediaannya untuk mengikuti proses evakuasi.
Adapun 37 WNI pada gelombang pertama dievakuasi melalui jalur darat dari Damaskus menuju Beirut pada 10 Desember dan diterbangkan menggunakan penerbangan komersial menuju Jakarta. Para WNI berasal dari beberapa daerah yaitu Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Banten, dan Lampung.
Menyikapi situasi keamanan di Suriah setelah penggulingan pemerintahan Bashar Al-Assad, KBRI Damaskus menetapkan status Siaga I untuk seluruh wilayah Suriah per 7 Desember 2024.
"Pemerintah mengambil langkah-langkah antara lain koordinasi intensif dengan kementerian/lembaga terkait, pemutakhiran rencana kontingensi termasuk rute evakuasi, pertemuan hibrida dengan para WNI di wilayah Suriah, dan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk menjamin safe corridor pergerakan WNI ke perbatasan," begitu pernyataan resmi Kemenlu RI. (Ndf/P-3)
Kimia Farma, memandang kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri, sebagai langkah penting dalam membuka akses pasar internasional.
Pemerintah melalui Kemenlu RI pastikan proses pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon berjalan maksimal di tengah tantangan konflik bersenjata.
Kemenlu RI tegaskan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dan pembahasan Board of Peace (BoP) ditangguhkan. Simak alasan terkait eskalasi Timur Tengah.
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Kemenlu RI tegaskan komitmen multilateralisme di seminar PBB ke-80. Indonesia dukung UN 80 Initiative untuk sistem PBB yang lebih efektif, inklusif, dan relevan.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
KBRI Abu Dhabi berhasil pulangkan 30 WNI yang terjebak akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Simak update penerbangan repatriasi Etihad Airways di sini.
PEMERINTAH ndonesia masih memantau kondisi kerusuhan di Nepal, untuk menentukan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di sana.
Perdana Menteri Nepal, Sharma Oli dan Presiden Ram Chandra Paudel sama-sama mundur dari jabatan pada Selasa (10/9), hingga kini Nepal mengalami kekosongan kursi kekuasaan.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan lebih dari 70 warga negara Indonesia (WNI) dari 97 WNI yang dievakuasi dari Iran telah tiba di Indonesia hingga Jumat (27/6).
Ratusan WNI tersebut merupakan peserta program magang pendidikan yang berada di Kota Arafat, wilayah selatan Israel.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI menyatakan bahwa puluhan WNI yang tertahan di Israel, Yordania, dan Iran sudah kembali dengan aman dengan bantuan dari Kedutaan Besar RI (KBRI) Amman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved