Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan isu kedaulatan merupakan salah satu prioritas utama diplomasi Indonesia dalam sembilan tahun terakhir, dan selama periode itu, Indonesia telah menyelesaikan enam perjanjian batas wilayah dengan negara-negara tetangga.
"Kedaulatan NKRI adalah harga mati ... Sudah merupakan tugas diplomasi untuk melindungi keutuhan NKRI termasuk di forum-forum internasional," kata Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2024 di Gedung Merdeka, Bandung, Senin (8/1).
Retno menyebut ada enam perjanjian perbatasan yang telah diselesaikan oleh Indonesia dalam sembilan tahun terakhir dengan negara-negara tetangga.
Baca juga : Kemenlu Selesaikan Lebih dari 200 Ribu Kasus WNI Selama 2014-2023
"Dua diantaranya adalah perjanjian delimitasi batas zona ekonomi eksklusif (ZEE) dengan Vietnam pada 2021 yang membutuhkan negosiasi selama 12 tahun," terang Retno.
Selanjutnya, kesepakatan Indonesia-Malaysia pada dua segmen batas maritim Laut Sulawesi dan Selat Malaka yang akhirnya disepakati pada Juni 2023 setelah melalui perundingan panjang selama 18 tahun.
Ketiga, diplomasi Indonesia juga berhasil menyepakati tiga segmen batas darat dengan Malaysia di Kalimantan-Sabah pada periode 2017-2019.
Baca juga : Dorong Pemulihan Ekonomi dan Pandemi, Menlu Australia Kunjungan Indonesia
Keempat, kesepakatan segmen batas darat lainnya, termasuk segmen Sebatik, Senapat-Sesa, dan West Pillar-AA 2 di Kalimantan-Sabah ditargetkan rampung pada 2024 setelah berunding selama 24 tahun.
Kelima, perjanjian lainnya adalah kesepakatan Indonesia-Timor Leste untuk garis batas darat di segmen Subina-Oben dan Noel-Besi Citrana, yang akan ditandatangani pada akhir Januari tahun ini, setelah melalui proses perundingan selama 19 tahun.
Kesepakatan keenam adalah antara Indonesia dan Filipina terkait Prinsip dan Pedoman Batas Landas Kontinen yang telah disepakati pada Oktober 2022. Kesepakatan ini melengkapi persetujuan sebelumnya terkait batas ZEE di Laut Sulawesi yang telah disepakati pada 2014.
Baca juga : Indonesia Terus Perkuat Kerja Sama di Kawasan Pasifik
Retno mengakui proses negosiasi untuk menentukan batas-batas wilayah suatu negara pasti berlangsung alot, lama, dan dibutuhkan komitmen serta kesabaran tinggi dari kedua pihak.
Namun, dia menegaskan bahwa perundingan batas negara, baik darat maupun laut, penting untuk diselesaikan. Selain membutuhkan komitmen yang tinggi, penyelesaian terkait batas-batas suatu negara juga harus dilakukan berdasarkan hukum internasional yang berlaku, misalnya Konvensi Hukum Laut Internasional PBB (UNCLOS) 1982 jika menyangkut batas laut.
Menurut Retno, pemahaman dan dukungan dunia internasional terhadap keutuhan wilayah Indonesia pada saat ini semakin baik dan semakin solid, salah satunya terlihat dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Menghormati kedaulatan dan integritas wilayah negara lain adalah prinsip yang harus dihormati oleh semua negara, tanpa kecuali," kata dia menegaskan. (Ant/Z-4)
Kimia Farma, memandang kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan Kementerian Luar Negeri, sebagai langkah penting dalam membuka akses pasar internasional.
Pemerintah melalui Kemenlu RI pastikan proses pemulangan tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon berjalan maksimal di tengah tantangan konflik bersenjata.
Kemenlu RI tegaskan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza dan pembahasan Board of Peace (BoP) ditangguhkan. Simak alasan terkait eskalasi Timur Tengah.
Kemenlu RI konfirmasi 2 penerbangan Emirates dari Jakarta & Denpasar dialihkan akibat insiden drone di UEA. Simak kondisi terkini WNI di Dubai di sini.
Kemenlu RI tegaskan komitmen multilateralisme di seminar PBB ke-80. Indonesia dukung UN 80 Initiative untuk sistem PBB yang lebih efektif, inklusif, dan relevan.
Kemenlu RI pastikan keselamatan WNI di Iran usai serangan udara AS & Israel pada 28 Februari 2026. Simak hotline darurat KBRI Tehran dan situasi terkini di sana.
MENTERI Luar Negeri atau Menlu Sugiono mengambil langkah diplomatik Indonesia di forum internasional menyusul serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian UNIFIL di Libanon
Presiden Prabowo Subianto yang telah menawarkan dirinya menjadi mediator sehingga upaya-upaya yang mengarah kepada deeskalasi dan gencatan senjata bisa dilakukan.
Kepulangan mereka melalui proses penerbangan dengan maskapai Turkish Airlines dengan jalur Baku, Azerbaijan dan diterbangkan ke Jakarta.
Menlu Sugiono mengatakan Indonesia tak membayar uang setoran anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian sebesar 1 Miliar Dolar AS. Indonesia, ujar dia mengirimkan pasukan perdamaian.
Menlu Sugiono bertemu Wakil Palestina di PBB, bahas Solusi Dua Negara, Board of Peace, dan kesiapan Indonesia kirim pasukan perdamaian ke Gaza.
Sejumlah mantan menteri luar negeri menegaskan, keikutsertaan Indonesia tidak lepas dari komitmen lama bangsa ini dalam membela Palestina dan mendorong penyelesaian damai yang adil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved