Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mendesak Uni Eropa mengakhiri kebijakan standar ganda kepada Rusia dan Israel. Negara-negara Benua Biru mengutuk dan menghujani Moskow dengan sanksi dengan alasan menginvasi Ukraina, tapi sikap serupa tidak dijatuhkan pada Tel Aviv yang berlaku keji terhadap warga Palestina. "Standar ganda Uni Eropa mendorong Israel untuk melanjutkan serangannya," kata Shtayyeh.
Shtayyeh menerima Ketua Delegasi Parlemen Eropa untuk Hubungan dengan Palestina, Margrete Auken, di kantornya di Ramallah, menurut pernyataan kantor Perdana Menteri Palestina. Perwakilan Uni Eropa untuk Palestina, Sven Kuhn von Burgsdorff, juga hadir dalam pertemuan tersebut.
Shtayyeh memberi pengarahan kepada delegasi tentang meningkatnya pelanggaran Israel terhadap Palestina dan serangan baru-baru ini di kota Nablus, Tepi Barat.
Dia mendesak Uni Eropa untuk mengambil tindakan hukuman untuk menghentikan pelanggaran Israel terhadap hukum internasional di Palestina. Korban tewas dari serangan yang dilakukan oleh tentara Israel di kota Nablus Tepi Barat yang diduduki naik menjadi 11 pada Rabu malam.
Kementerian Kesehatan Palestina mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Anan Shawkat Annab yang berusia 66 tahun, yang menderita inhalasi akibat gas air mata, meninggal di rumah sakit.
Kementerian itu juga mengatakan 102 lainnya juga terluka, termasuk enam dalam kondisi kritis. Menurut saksi, pasukan tentara Israel menyerbu Nablus dan mengepung sebuah rumah di Kota Tua, memicu baku tembak dengan orang-orang bersenjata, ledakan juga terdengar di kota.
Pasukan Israel telah berulang kali melakukan penggerebekan di Nablus untuk mencari anggota kelompok Sarang Singa, yang muncul di Tepi Barat yang diduduki tahun lalu.
Tel Aviv menuduh kelompok itu melakukan serangan mematikan terhadap sasaran Israel. (Anadolu/OL-12)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved