Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) mebembakkan proyektil tidak dikenal ke laut. Hal itu diungkapkan militer Korea Selatan (Korsel), kurang dari sepekan setelah Pyongyang mengaku menguji rudal hipersonik.
Proyektil itu jatuh ke laut di selatan Semenanjung Korea, ungkap Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah pernyataan resmi.
Peluncuran proyektil oleh Korut itu juga dilaporkan oleh pasukan penjaga pantai Jepang.
Baca juga: Dewan Keamanan PBB Siap Bahas Soal Peluncuran Rudal oleh Korea Utara
Peluncuran itu dilakukan setelah enam negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Jepang, mendesak Korut untuk mengurangi aksi meresahkan mereka menjelang sidang Dewan Keamanan (DK) PBB untuk membahas uji rudal hipersonik Korut.
Pada 2021, Korut mengklaim sukses menguji rudal balistik yang bisa diluncurkan dari kapal selam, rudal jarak jauh, rudal yang bisa ditembakkan dari kereta api, serta rudal hipersonik. (AFP/OL-1)
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari Sinpho. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.
Iran meluncurkan rudal balistik ke Israel, sebabkan kerusakan dan korban luka. Israel membalas dengan serangan udara ke Teheran.
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Milisi Houthi Yaman resmi bergabung dalam perang dengan meluncurkan rudal balistik ke Israel selatan. IDF klaim berhasil cegat serangan yang sasar area Beer Sheba.
AS setujui syarat Iran untuk fokuskan negosiasi hanya pada program nuklir. Mediasi negara Teluk berhasil tekan Washington guna hindari konflik regional lebih luas.
Eskalasi perang meluas ke pusat diplomatik Riyadh dan Doha. Israel klaim hancurkan markas penyiaran IRIB di Teheran sementara Qatar cegat rudal balistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved