Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan keras kepada negara-negara Eropa bahwa kebijakan relaksasi atas wabah covid-19 dapat memicu badai sempurna yang memungkinkan kasus-kasus meningkat. Ini seperti yang terlihat di India.
Infeksi dan kematian baru melonjak di India. Menurut para ahli sebagian dapat disalahkan pada pertemuan massal di negara berpenduduk 1,3 miliar itu.
Kepala WHO Eropa Hans Kluge mengatakan negara-negara seharusnya tidak membuat kesalahan dengan melonggarkan pembatasan terlalu cepat untuk menghindari gelombang baru infeksi serupa. "Ketika tindakan perlindungan pribadi dilonggarkan, ketika ada pertemuan massal, ketika ada varian yang lebih menular dan cakupan vaksinasi masih rendah, ini dapat menciptakan badai yang sempurna di negara mana pun," kata Hans Kluge kepada wartawan, Kamis (29/4).
"Sangat penting untuk menyadari bahwa situasi di India bisa terjadi di mana saja." Varian dari India yang disebut B.1.617 melanda negara itu, tetapi WHO belum mengonfirmasi virus itu lebih dapat menular atau lebih mematikan daripada jenis lain.
Para ahli mengatakan pertemuan besar di pertandingan olahraga atau pernikahan, misalnya, menjadi penyebab ledakan dalam kasus-kasus tersebut. Kluge mengatakan negara-negara Eropa harus mengingat bahwa kesehatan masyarakat secara individu dan kolektif serta tindakan sosial tetap menjadi faktor dominan dalam membentuk arah pandemi.
Dia mencatat bahwa sementara jumlah kasus baru di wilayah tersebut turun secara signifikan minggu lalu untuk pertama kali dalam dua bulan, tetapi tingkat infeksi di seluruh wilayah tetap sangat tinggi. Dia mengatakan vaksin sedang meningkat di kawasan Eropa, dengan 7% populasi sekarang diinokulasi penuh. WHO mengatakan ini berarti lebih banyak orang di Eropa sekarang telah menerima vaksin daripada jumlah orang yang telah terinfeksi penyakit tersebut. (AFP/OL-14)
Ibu kota India, New Delhi, mencatatkan suhu tertinggi 42,8 derajat Celsius pada Sabtu (25/4).
HMD Global bersiap meluncurkan HMD Vibe 2 5G pada Mei. Smartphone ini diprediksi hadir dengan harga terjangkau dan fitur 5G untuk segmen entry-level.
Pertemuan dilakukan antara API dengan India ITME Society di Bandung. Tujuannya untuk mengatasi kendala peningkatan produktifitas tekstil dan garmen.
Sembilan polisi di India dijatuhi hukuman mati setelah terbukti menyiksa ayah dan anak hingga tewas di dalam tahanan. Kasus ini membongkar sisi gelap brutalitas polisi.
Peradangan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk jantung.
Strategi ekspansi yang akan dilakukan kedua belah pihak yakni pengembangan way-side amenities (fasilitas peristirahatan) sebanyak 500 gerai dalam 5 tahun ke depan.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved