Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KUBA mendirikan patung bendera raksasa beton di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana dengan harapan bisa memperbaiki hubungan bilateral dengan pemerintahan Presiden Joe Biden.
Bendera beton setinggi 12 meter itu berada di sebuah lapangan yang kerap menjadi tempat aksi demonstasi propemerintah termasuk aksi protes terhadap AS.
Perusahaan konstruksi ECOM menjadi lembaga pertama yang mengumumkan pembangunan bendera itu di laman Facebook mereka.
Baca juga: Pelaku Penembakan di California Kenal Para Korbannya
"Pembangunan bersejarah ini dilakukan di atas panggung antiimperialisme kita," ujar ECOM.
Panggung itu didirikan pada 2000 ketika terjadi perang hukum dan politik antara Kuba dan AS mengenai nasib bocah berusia enam tahun, Elian Gonzalez.
Ibu anak itu meninggal dunia saat keduanya menyeberangi Selat Florida dari Kuba ke Miami. Pemerintah Kuba ingin merepatriasi keduanya untuk bersatu kembali dengan sang ayah di negara itu.
Hubungan antara Havana dan Washington menegang selama pemerintahan Donald Trump, yang meningkatkan sanksi bagi Kuba. (AFP/OL-1)
Presiden AS Donald Trump sebut Kuba negara gagal dan beri sinyal agresi militer usai Iran. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel tegaskan rakyatnya siap melawan.
Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa Washington meyakini kesepakatan dengan Kuba masih dapat dicapai, namun juga menyebut negara itu sebagai "negara yang gagal".
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Jumat (27/3), mengatakan bahwa Kuba bisa menjadi target aksi AS di masa depan setelah Iran.
Presiden AS Donald Trump beri sinyal kuat bahwa Kuba akan jadi target berikutnya setelah Venezuela dan Iran. Simak pernyataan kontroversial Trump di Miami dan kondisi terkini Kuba.
Krisis energi hebat melanda Kuba. 10 juta orang tanpa listrik, demonstrasi pecah di Havana hingga pembakaran markas partai di tengah tekanan blokade AS.
Ketegangan AS-Kuba memuncak. Presiden Díaz-Canel tuduh AS manfaatkan krisis listrik untuk invasi, sementara Trump beri sinyal tindakan segera.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved