Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH prototipe roket Starship milik SpaceX meledak dalam upaya pendaratan, beberapa menit setelah peluncuran eksperimental ketinggian, dari Boca Chica, Texas, Selasa (2/2).
Starship SN9, yang meledak pada pendaratan terakhirnya, seperti SN8 sebelumnya, adalah model uji roket angkat berat yang dikembangkan perusahaan luar angkasa swasta milik miliarder Elon Musk yang bertujuan membawa manusia dan 100 ton kargo dalam misi masa depan ke Bulan dan Mars.
Roket setinggi 16 lantai itu, awalnya, melesat ke langit biru Texas Selatan yang jernih dari landasan peluncuran Gulf Coast.
Baca juga: Jeff Bezos Berencana Mundur Sebagai CEO Amazon
Mencapai ketinggian puncaknya sekitar 10 kilometer, pesawat ruang angkasa itu kemudian melayang sejenak di udara, mematikan mesinnya dan melakukan manuver belly-flop yang direncanakan untuk turun di bawah kendali aerodinamis kembali ke Bumi.
Masalah datang setelah Starship membalikkan hidungnya ke atas lagi untuk memulai urutan pendaratannya, mencoba mengaktifkan kembali dua dari tiga pendorong Raptornya, tetapi satu gagal menyala.
Roket tersebut kemudian jatuh dengan cepat ke tanah dalam bentuk bola api, asap dan puing-puing yang menderu, 6 menit dan 26 detik setelah diluncurkan. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Starship SN8, prototipe pertama yang terbang dalam uji peluncuran di ketinggian, mengalami nasib serupa pada Desember lalu.
Seorang komentator SpaceX untuk siaran web peluncuran, Selasa (2/2), mengatakan roket itu terbang ke ketinggian uji bersama dengan sebagian besar masuknya kembali subsonik kapal.
"Terlihat sangat bagus dan stabil, seperti yang kita lihat Desember lalu,” komentarnya.
"Kita tinggal perlu mengerjakan pendaratan itu sedikit," kata komentator.
"Ini adalah uji terbang, kedua kalinya kami menerbangkan Starship dalam konfigurasi ini," tuturnya.
Dia mengatakan, insinyur SpaceX akan meneliti data yang dikumpulkan dari tes untuk menentukan apa yang salah.
“Kami akan kembali dengan Starship lain dalam waktu dekat,” tambahnya.
Tidak ada komentar langsung dari Musk, yang juga mengepalai pembuat mobil listrik Tesla Inc.
Roket Starship yang akan berdiri setinggi 120 meter saat digabungkan dengan pendorong tahap pertama yang sangat berat, adalah kendaraan peluncuran generasi berikutnya yang dapat digunakan kembali sepenuhnya.
Kendaraan tersebut merupakan pusat ambisi Musk untuk membuat perjalanan luar angkasa manusia lebih terjangkau dan rutin.
Sistem roket tersebut sebagian didanai oleh NASA dan akhirnya bisa ditawarkan kepada militer Amerika Serikat (AS).
Penerbangan orbital pertama Starship direncanakan pada akhir tahun ini dan Musk mengatakan dia bermaksud untuk menerbangkan miliarder Jepang Yusaku Maezawa keliling Bulan dan kembali dengan Starship pada 2023. (CNA/OL-1)
Kinerjanya disebut sebanding dengan Falcon 9 milik SpaceX, dan mampu menempatkan konstelasi hingga 36 satelit ke orbit dalam satu kali peluncuran.
Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh narasi viral mengenai ide "membungkus Matahari".
Administrator NASA Jared Isaacman umumkan rencana pembangunan pangkalan manusia permanen di Bulan mulai 2027.
Rencana SpaceX dan Reflect Orbital meluncurkan jutaan pusat data serta cermin raksasa ke orbit memicu kemarahan astronom. Langit malam terancam berubah selamanya.
Masa pensiun ISS mendekat pada 2030, namun stasiun ruang angkasa komersial penggantinya belum siap. AS hadapi risiko keamanan nasional dan persaingan ketat dengan Tiongkok.
Elon Musk berencana membangun pabrik satelit AI di Bulan menggunakan sumber daya lunar. Ia mengusulkan penggunaan "ketapel" elektromagnetik untuk meluncurkan satelit.
Keempat astronot yang terdiri dari Reid Wiseman sebagai komandan, Victor Glover sebagai pilot, serta Christina Koch dan Jeremy Hansen.
NASA resmi menonaktifkan instrumen LECP pada Voyager 1. Langkah ini diambil untuk memperpanjang usia operasional wahana antariksa terjauh manusia tersebut.
Kenapa bulan bisa terlihat berbeda di tiap negara? Ternyata bukan berubah bentuk. Ini penjelasan ilmiah soal orientasi bulan yang sering bikin bingung.
Benarkah Tembok Besar Tiongkok terlihat dari luar angkasa? Simak fakta ilmiah dari astronot NASA dan sejarah asal-usul mitos populer ini.
Misi Artemis 2 NASA kirim 4 astronaut ke bulan dengan risiko tinggi, radiasi, kehilangan komunikasi, hingga ancaman kematian di luar angkasa.
Kebakaran tragis dalam kapsul Apollo 1 menewaskan tiga astronaut NASA dalam hitungan detik. Simak kronologi lengkap dan penyebab di balik insiden ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved