Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RATA-rata indeks utama di Bursa Saham New York, Wall Street, Amerika Serikat (AS) dibuka lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Selasa (3/11) pagi waktu setempat karena investor fokus pada Pemilihan Presiden (Pilpres) AS.
Sesaat setelah bel pembukaan perdagangan, Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 330,74 poin atau 1,23 persen menjadi 27.255,79. Indeks S&P 500 naik 33,09 poin, atau 1 persen menjadi 3.343,33 dan Indeks Komposit Nasdaq bertambah 80,81 poin atau 0,74 persen menjadi 11,038,42.
Semua dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 naik, dengan sektor keuangan dan utilitas masing-masing naik 2 dan 1,7 persen pada perdagangan pagi, menjadi kelompok yang memimpin kenaikan.
Baca juga : Trump Yakin Menang di Pilpres AS
Pergerakan pasar terjadi saat Hari Pemilu AS sedang berlangsung dan investor terus memantau dampak Pilpres tersebut bagi pasar.
"Jalan jangka menengah untuk pasar lebih bergantung pada stimulus fiskal serta persetujuan dan distribusi vaksin daripada hasil pemilihan," kata Analis UBS, Mark Haefele, pada sebuah catatan.
Saham-saham di AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin dengan Indeks Dow Jones naik lebih dari 400 poin. (Ant/OL-7)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved