Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMADAN kebakaran di California, Kamis (10/9), berjuang memadamkan kebabakaran terbesar sepanjang sejarah di negara bagian Amerika Serikat (AS) itu saat puluhan ribu orang mengungsi.
Sedikitnya delapan orang dipastikan tewas dalam tempo 24 jam di California, Oregon, dan Washington. Namun, pasukan pemadam kebakaran mengatakan sejumlah wilayah masih belum bisa dicapai sehingga korban jiwa masih bisa bertambah.
Kebakaran August Complex menjadi yang terbesar sepanjang sejarah California pada Kamis (10/9) dengan sejumlah api menghanguskan lahan seluas 470 ribu hektare.
Baca juga: Wali Kota Portland Larang Polisi Gunakan Gas Air Mata
Di negara bagian tetangga, Oregon, tempat lima kota hancur akibat kebakaran, sebanyak 40 ribu orang mengungsi.
"Kita tidak pernah melihat kebakaran seperti ini di negara bagian kami," ujar Gubernur Oregon Kate Brown.
"Kami menyadari ada korban tewas akibat kebakaran. Saat kami bisa mendapatkan informasi yang pasti, kami akan segera mengumumkannya," imbuhnya. (AFP/OL-1)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
Sebanyak 41 kios di Pasar Baru Tuban ludes terbakar. Kapolres Tuban terjunkan 35 personel dan menunggu Tim Labfor Polda Jatim untuk selidiki penyebabnya.
Sebanyak 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur (Gulkarmat) dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang di Jalan Komarudin Lama.
Asril mengatakan kebakaran terjadi pukul 13.45 WIB dan hingga kini sumber api masih dalam penyelidikan.
George mengatakan pihak berwenang secara aktif membantu mengoordinasikan pendataan korban untuk keperluan evakuasi dan distribusi bantuan.
Kebakaran lahan di Desa Pandurungan, Tapanuli Tengah, dipicu pembakaran sampah. Api sempat mendekati rumah warga sebelum dipadamkan tim gabungan TNI dan Damkar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved