Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO), Senin (3/8), memperingatkan mungkin tidak akan pernah ada "silver bullet" atau solusi cepat untuk mengakhiri pandemi covid-19. Meski berbagai negara berlomba menemukan vaksin, WHO mengatakan mungkin dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk menemukan vaksin yang efektif.
"Kita semua berharap memiliki sejumlah vaksin efektif yang dapat membantu mencegah orang dari infeksi. Namun, tidak ada silver bullet saat ini dan mungkin tidak pernah ada," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir AFP.
Badan PBB itu pun mendesak pemerintah dan warga negara dunia untuk fokus melakukan dasar-dasar pencegahan, seperti pengujian, pelacakan kontak, menjaga jarak fisik dan mengenakan masker.
Baca juga: WHO Sebut Dua Ahlinya Telah Selesaikan Misi di Tiongkok
Hal itu penting saat ini untuk menekan pandemi yang telah mengubah kehidupan normal di seluruh dunia dan memicu krisis ekonomi yang cukup parah.
"Untuk saat ini, menghentikan wabah dengan dasar-dasar kesehatan masyarakat dan pengendalian penyakit. Lakukan itu semua," desaknya.
Covid-19 telah menewaskan hampir 690.000 orang dan menginfeksi setidaknya 18,1 juta sejak wabah itu muncul di Wuhan, Tiongkok, Desember lalu.
Negara seperti Amerika Serikat (AS), Tiongkok dan Inggris telah melakukan investasi besar-besaran pada pengembangan vaksin covid-19. Sementara, pembatasan aktivitas masyarakat dan bisnis pun kembali diperketat berbagai negara setelah munculnya gelombang baru virus mematikan tersebut. (OL-1)
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakangĀ Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved