Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAIH penghargaan Nobel bidang kesehatan asal Jepang Tasuku Honjo sempat diperbincangkan di media sosial Facebook.
Honju adalah penemu terapi kanker dengan menghambat regulasi imun negatif.
Baca juga: Donasi untuk Tim Medis Wisma Atlet Hoaks
Sejumlah akun mengunggah narasi yang menyebutkan Honjo menyatakan virus korona tidak muncul secara alami melainkan rekayasa dan ciptaan pihak Tiongkok.
Berikut narasinya:

Tangkapan layar pernyataan virus corona buatan Tiongkok di Facebook. (Antara)
Seorang mahasiswa bimbingan Tasuku Honjo di Universitas Kyoto, Jepang, Alok Kumar membantah pernyataan itu dikeluarkan oleh dosennya.
Alok Kumar berbicara atas nama Tasuku Honjo dan menyebutkan seluruh kalimat yang termuat dalam narasi tersebut termasuk informasi bohong dan keliru.
Baca juga: Polri Tangani 99 Kasus Hoaks Terkait Covid-19
Pernyataan Kumar itu mengacu pada artikel milik newsmeter.in berjudul "Fact Check: Did Japan’s Nobel laureate professor say covid-19 is man-made virus?".
Kumar menjelaskan Honjo tidak pernah bekerja atau menghubungi laboratorium Wuhan, Tiongkok. Honjo juga tidak melakukan riset terkait asal dan fungsi virus korona maupun penelitian lain menyangkut virus tersebut.

Klarifikasi murid peraih Peraih Nobel Tasuku Honjo. (Antara)
"Seluruh konten (di media sosial) itu merupakan rekayasa," ujar Kumar.
Pembekalan literasi digital diperlukan sebagai solusi untuk mengantisipasi penyebaran hoaks menjelang Pemilu 2024.
transformasi digital membawa arus informasi yang begitu cepat sehingga terdapat celah untuk masuknya konten negatif seperti informasi palsu atau hoax.
Kominfo bentuk Satgas Anti Hoaks demi wujudka pemilu damai
Tujuh capaian disepakati pada pertemuan tingkat menteri negara-negara ASEAN yang bertanggung jawab di bidang informasi di Da Nang Vietnam.
Komunitas Difabel Aceh belajar mengenali ciri-ciri berita hoaks
Program ini pun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi dan menyebarkan informasi yang akurat dan positif.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved