Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong Un menerima perawatan setelah menjalani prosedur kardiovaskular awal bulan ini. Hal itu dilaporkan media massa Korea Selatan (Korsel), di tengah spekulasi tentang kesehatan Kim menyusul ketidakhadirannya dalam acara peringatan utama Korut.
Dikutip dari Channel News Asia, Selasa (21/4), Korut menandai peringatan hari kelahiran pendiri Korut yang juga merupakan kakek Kim, Kim Il Sung, pada 15 April, tetapi Kim tidak tampak hadir.
Daily NK mengutip sumber-sumber yang tidak diketahui namanya di dalam negara yang terisolasi itu dengan mengatakan Kim sedang memulihkan diri di sebuah vila di daerah resor Gunung Kumgang setelah menjalani operasi jantung pada 12 April di sebuah rumah sakit di sana.
Baca juga: Tiongkok Laporkan 11 Kasus Baru Covid-19, 4 Kasus Impor
Informasi dari dalam Korut terkenal sulit terutama pada hal-hal mengenai kepemimpinan negara itu. Kementerian Unifikasi Korsel yang menangani urusan antar-Korea, menolak mengomentari laporan tersebut.
Kesehatan Kim memburuk dalam beberapa bulan terakhir karena ia merupakan perokok berat, obesitas, dan terlalu banyak bekerja, kata laporan Daily NK.
"Pemahaman saya adalah bahwa dia telah berjuang (dengan masalah kardiovaskular) sejak Agustus lalu tetapi memburuk setelah kunjungan berulang ke Gunung Paektu," kata sebuah sumber.
Kim berangkat ke rumah sakit setelah memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh yang berkuasa pada 11 April, tempat Kim terakhir kali terlihat di depan umum, kata laporan itu.
Sementara itu, kantor berita Korsel Yonhap mengutip seorang pejabat pemerintah pada Selasa (21/4) yang mengatakan pemimpin Korut Kim Jong Un tidak sakit parah. Itu membantah laporan CNN yang mengatakan Kim berada dalam "bahaya besar" setelah operasi. (OL-1)
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Korea Utara meluncurkan rudal balistik jarak pendek dari Sinpho. Aksi ini dinilai sebagai unjuk kekuatan di tengah konflik AS-Israel dengan Iran.
KOREA Utara meluncurkan dua rudal jelajah strategis dan tiga rudal anti-kapal, di bawah pengawasan Pemimpin Tertingginya Kim Jong Un, para pejabat pertahanan senior,
Presiden Belarusia Lukashenko memberi hadiah senapan otomatis kepada Kim Jong Un di Pyongyang.
Presiden Belarusia Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan resmi ke Korea Utara.
Korea Utara sukses melaksanakan uji coba rudal penjelajah strategis dari kapal perusak Choe Hyon. Kim Jong Un instruksikan percepatan pembangunan armada tempur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved