Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Keamanan (DK) PBB membatalkan dua pertemuan tersisa pekan ini di tengah kekhawatiran banyak delegasi atas penyebaran virus korona (Covid-19). Pertama kali terdeteksi di Tiongkok pada 2019, Covid-19 telah muncul di lebih dari 100 negara, termasuk Amerika Serikat (AS) yang merupakan lokasi berdirinya kantor pusat PBB.
"Para anggota dewan akan tetap menjalin komunikasi dan konsultasi dalam berbagai isu demi memenuhi mandat yang telah diberikan kepada mereka semua," ujar juru bicara DK PBB, seperti dilansir dari Guardian, Selasa (17/3).
Baca juga: Pemerintah Mesti Antisipasi Kebijakan Lockdown di Malaysia
Pekan lalu, seorang delegasi Filipina di PBB dinyatakan positif mengidap Covid-19. Kabar tersebut sempat memicu kekhawatiran di markas pusat PBB di New York.
AS merupakan salah satu negara yang terkena dampak cukup parah dari pandemi virus korona. Berdasarkan data terbaru Universitas Johns Hopkins, total kasus covid-19 di AS telah mencapai 4.661 dengan 85 kematian. (OL-1)
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Rusia memveto rancangan resolusi DK PBB terkait Selat Hormuz yang diajukan negara Timur Tengah. Moskow dan Tiongkok siapkan draf tandingan yang lebih seimbang.
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Dewan Keamanan PBB dijadwalkan melakukan voting resolusi Selat Hormuz guna mengamankan jalur navigasi internasional dari ancaman blokade dan serangan.
Mereka juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan penjaga perdamaian.
INDONESIA menyerukan pertemuan darurat DK PBB dan mendesak penyelidikan yang cepat, menyeluruh, serta transparan terkait gugurnya anggota asal Indonesia di UNIFIL.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved