Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bermagnitudo 6,4 pada Skala Richter mengguncang Albania pada pukul 04.00 waktu setempat. Warga terlihat berkeliaran di jalan usai gempa tersebut.
Ini merupakan kali kedua dalam beberapa bulan terakhir gempa mengguncang negara Eropa Tengah tersebut.
"Beberapa orang dibawa ke rumah sakit setelah gempa," kata juru bicara pemerintah, dilansir dari New York Times, Selasa (26/11).
Meski demikian, dia masih belum tahu berapa banyak orang yang terluka. Video yang diunggah di media sosial juga memperlihatkan banyak bangunan yang rusak.
Baca juga: Museum Jerman Dibobol Maling, Berlian Rp15 Triliun Raib
Kerusakan terparah pada bangunan terjadi di Durres, sebuah kota pelabuhan.
Berdasarkan Badan Meteorologi Albania, gempa terjadi sekitar enam mil barat laut Shijak. Kota tersebut berpenduduk hampir 900 ribu orang.
Dua bulan lalu, gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang negara itu. Puluhan orang terluka dan ratusan rumah di daerah yang sama terjadi.
Pejabat setempat mengatakan gempa kali ini yang terkuat mengguncang Albania dalam 30 tahun terakhir. (Medcom/OL-2)
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved