Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETINGGI bank sentral Australia (Reserve Bank of Australia) harus mengakui kesalahan memalukan pada Kamis (9/5). Pasalnya, terjadi salah ketik dalam pecahan uang kertas dengan nominal AUS$50.
Uang kertas dengan paduan warna kuning dan hijau, mulai beredar pada Oktober 2018. Sebenarnya, uang kertas tersebut memiliki banyak fitur keamanan, termasuk cetakan mikro pidato anggota parlemen perempuan pertama di Australia, Edith Cowan. Namun, teknologi itu sepertinya tidak mencakup pemeriksaan ejaan.
Setidaknya publik butuh waktu tujuh bulan untuk menyadari adanya kesalahan ketik. Dalam hal ini, penulisan ‘tanggung jawab’ dalam naskah pidato perdana Cowan pada 1921, terjadi kesalahan berulang.
Yang terlihat pada latar belakang potret Cowan ialah barisan teks yang merupakan kutipan pidato pertamanya di hadapan parlemen. ”It is a great responsibility to be the only woman here, and I want to emphasise the necessity which exists for other women being here,” atau yang berarti “Ini adalah tanggung jawab besar menjadi satu-satunya perempuan di sini, dan saya ingin menekankan pentingnya ada perempuan lainnya di sini,” demikian kutipan pidato Cowan, yang dicetak berkali-kali dalam ukuran sangat kecil. Namun, dalam kutipan tersebut, tercantum kata responsibilty tanpa huruf ‘i’.
Naskah pidato memang sulit dibaca dengan mata telanjang. Pun, bank sentral Australia mungkin bisa lolos dari kesalahan, seandainya salah satu pendengar radio tidak mengungkapkan hal tersebut.
Edith Cowan memainkan peran penting dalam meraup suara perempuan di wilayah Australia Barat. Dia memasuki parlemen pada usia 60 tahun. Perjuangannya membuka profesi hukum dan profesi lainnya untuk kaum perempuan.
Pendengar sebuah stasiun radio Triple M menerima gambar foto yang diperbesar dari Reserve Bank of Australia (RBA) baru AUS$50 yang menyoroti kata ‘tanggung jawab’ salah mengeja sebagai ‘bertanggung jawab’ tiga kali.
“Mata uang AUS$50 ialah yang paling banyak beredar di Australia dan menyumbang hampir setengah dari total nilai uang kertas lain yang digunakan,” menurut RBA.
Dalam laporan tahunan RBA terbaru, anak perusahaan percetakannya mengirimkan 227 juta uang kertas Australia pada 2017/2018, termasuk 184 juta uang kertas seri AUS$50 terbaru.
Meskipun ada typo, hingga saat ini uang kertas pecahan AUS$50 itu masih menjadi alat pembayaran yang sah.
Sejauh ini, belum ada rencana untuk menarik uang kertas dari peredaran.
“Bank sentral Australia menyadari kesalahan itu dan ejaan akan diperbaiki pada cetakan berikutnya,” jelas juru bicara bank sentral.
Uang itu ditampilkan potret penulis David Unaipon yang berasal dari suku Aborigin. (AFP/Tesa Oktiana Surbakti/I-1)
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Meningkatnya minat masyarakat Indonesia untuk berlibur ke Australia mendorong hadirnya pameran wisata yang menawarkan beragam kemudahan, promo menarik, dan inspirasi perjalanan.
Ilmuwan menemukan fosil Megalibgwilia owenii di museum setelah 120 tahun. Penemuan ini mengungkap keberadaan landak semut raksasa di Australia saat Zaman Es.
Informasi ini disampaikan melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet Republik Indonesia @sekretariat.kabinet.
Presiden Prabowo Subianto menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Selasa (21/4) sore.
Hobi olahraga ini diakui Acha bukan sekadar untuk menjaga penampilan, melainkan demi kesehatan jangka panjang dan menjaga stamina sebagai seorang ibu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved