4 Kota di Jawa Tengah Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia

Akhmad Safuan
24/4/2026 22:15
4 Kota di Jawa Tengah Masuk 10 Besar Kota Toleran di Indonesia
Kota Salatiga(MI/Akhmad Safuan)

JAWA TENGAH mendominasi sebagai Indeks Kota Toleran (IKT) yang diselenggarakan oleh SETARA Institute, 4 kota di Jawa Tengah masuk dalam 10 besar kota toleran dan Kota Salatiga kembali dinobatkan menjadi kota paling toleran.

Penghargaan diberikan SETARA Institute atas penilaian Indeks Kota Toleran (IKT) menempatkan Provinsi Jawa Tengah memiliki daerah toleran terbanyak, ada 4 kota dari 10 besar mendapatkan nilai tinggi, bagian Kota Salatiga kembali meraih nilai tertinggi dalam IKT tersebut.

Berikut 10 kota toleran di Indonesia berdasarkan penilaian SETARA Institute:

  1. Kota Salatiga (skor 6,492)
  2. Kota Singkawang (skor 6,391)
  3. Kota Semarang (skor 6,160)
  4. Kota Pematangsiantar (skor 6,084)
  5. Kota Bekasi (skor 6,037)
  6. Kota Sukabumi (skor 5,973)
  7. Kota Magelang (skor 5,805)
  8. Kota Kediri (skor 5,792)
  9. Kota Tegal (skor 5,733)
  10. Kota Ambon (skor 5,657)

Berdasarkan data tersebut,  4 kota di Jawa Tengah berhasil memperoleh predikat sebagai toleran yakni Kota Salatiga, Kota Semarang, Kota Magelang dan Kota Tegal 

"Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, capaian ini menjadi bukti kuat bahwa semangat kebersamaan, toleransi dan harmoni terus tumbuh dan terjaga di Kota Salatiga,” kata Wali Kota Salatiga Robby Hernawan.

Menurut Robby Hernawan keberhasilan diperoleh Kota Salatiga,  tidak lepas dari peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tokoh agama, komunitashingga generasi muda yang terus merawat ruang dialog dan interaksi lintas budaya dengan beragam kegiatan sosial dan keagamaan yang inklusif menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas sosial di kota ini.

Pemerintah Kota Salatiga, lanjut Robby Hernawan, berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan yang adil dan merangkul semua golongan, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, inklusif, dan berkelanjutan di tengah keberagaman Indonesia

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti secara terpisah mengatakan terima kasih kepada SETARA Institute atas kepercayaan ini, sehingga Kota Semarang kembali menjadi bagian dari kota dengan skor toleransi tertinggi di Indonesia, sehingga diingatkan  bahwa merawat keberagaman adalah kerja yang tidak pernah selesai.

Keberagaman dan toleransi, menurut Agustina Wilujeng Pramestuti, ibaratkan seperti bunga yang tumbuh di taman kota, tidak perlu diminta untuk indah, tidak perlu dipuji untuk harum, tetapi tetap mekar, memberi warna, dan menghidupkan ruang di sekitarnya, sehingga tugas kami adalah memastikan taman itu tetap terawat.

"Semangat toleransi di Kota Semarang bukan sekadar seremoni atau kegiatan formal, melainkan praktik nyata yang hidup di tengah masyarakat, kebijakan yang inklusif serta perjumpaan yang hangat lintas iman menjadi kunci utama menjadi harmoni yang terus terjaga," ujar Agustina Wilujeng Pramestuti.

Capaian 3 besar Kota Toleran ini, menjadi catatan panjang yang dilakukan sejak beberapa tahun lalu, berdasarkan historis, Kota Semarang menunjukkan tren yang baik, dimulai dari peringkat 12 pada tahun 2021, naik  ke peringkat 7 pada 2022, kemudian masuk ke posisi 5 pada 2023 hingga menduduki peringkat 3 pada tahun 2024. 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya