Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN Hari Kartini kembali menjadi momentum refleksi terhadap perjuangan emansipasi perempuan di Indonesia. Semangat yang dahulu diperjuangkan oleh R.A. Kartini kini berkembang seiring tuntutan kesetaraan gender di tingkat global.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 1993–1998, Wardiman Djojonegoro menjelaskan bahwa makna emansipasi pada masa awal tidak dimaknai sebagai perlawanan terhadap adat, melainkan sebagai upaya meningkatkan harkat perempuan melalui pendidikan.
"Emansipasi pada waktu itu di mata Kartini adalah meningkatkan harkat perempuan Indonesia. Dengan apa? Tidak dengan melawan adat yang ketat, tetapi dengan membantu mendirikan sekolah perempuan," kata Wardiman dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (22/4).
Menurut Wardiman, perjuangan tersebut sempat menghadapi berbagai hambatan sosial, termasuk pembatasan interaksi antara laki-laki dan perempuan dalam dunia pendidikan. Namun, langkah mendirikan sekolah perempuan menjadi tonggak penting dalam membuka akses pendidikan bagi kaum perempuan di masa itu.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa konsep emansipasi saat ini telah berkembang mengikuti standar internasional. Mengacu pada indikator yang digunakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) terdapat empat aspek utama dalam mengukur kesetaraan gender, yaitu partisipasi perempuan dalam ekonomi, keterlibatan dalam politik, kualitas pembangunan manusia (kesehatan dan pendidikan), serta partisipasi dalam dunia kerja.
"Kalau kita lihat sekarang kesetaraan gender di internasional yang dihitung oleh UNDP, maka ada empat kriteria, partisipasi perempuan dalam perekonomian, penentuan politik, human resource development, dan partisipasi di dunia kerja," ujarnya.
Wardiman menilai posisi Indonesia masih berada pada tingkat menengah dalam pencapaian kesetaraan gender. Ia menyebutkan bahwa capaian indeks masih di bawah angka ideal dan perlu dikejar melalui berbagai kebijakan dan peningkatan partisipasi perempuan.
"Indonesia masih banyak harus mengejar, karena kira-kira baru di tengah. Belum sampai 0,6," jelasnya.
Dalam praktiknya, kesenjangan masih terlihat jelas. Partisipasi perempuan dalam dunia kerja baru mencapai sekitar 70 persen dibandingkan laki-laki. Selain itu, rata-rata pendapatan perempuan juga masih berada di kisaran 70 persen dari pendapatan laki-laki.
Di sektor pendidikan, meskipun angka partisipasi perempuan telah menunjukkan kemajuan signifikan, tantangan tetap ada. Wardiman menyoroti bahwa rata-rata tingkat pendidikan perempuan di Indonesia masih berada di jenjang sekolah menengah pertama (SMP), serta adanya ketimpangan dalam pemilihan bidang studi tertentu.
"Meskipun angka pendidikan untuk perempuan di Indonesia sudah cukup bagus, 50 persen, tetapi masih perlu banyak yang harus dilakukan. Rata-rata pendidikan perempuan itu belum tinggi, masih SMP," ucapnya.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini seharusnya tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga sarana untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya pendidikan dan partisipasi perempuan dalam berbagai sektor kehidupan.
"Bahan-bahan inilah yang nanti perlu untuk mengisi peringatan Hari Kartini di tahun-tahun yang akan datang," tuturnya. (H-2)
Rayakan Hari Kartini, Aston Serang gelar workshop meracik parfum, The Scent of Kartini, sebagai simbol keanggunan dan pemberdayaan perempuan modern.
Acara ini diselenggarakan di Ballroom voco Bandung Setiabudi pada Senin (27/4), sebagai platform untuk menghormati warisan RA Kartini
Swiss-Belhotel International wilayah Jogja & Solo gelar aksi sosial di Rifka Annisa Women Crisis Center guna peringati Hari Kartini dan dukung emansipasi.
PHM HOTELS gelar #KartiniKini untuk merayakan peran perempuan, budaya, dan jamu sebagai gaya hidup modern sekaligus dorong kolaborasi UMKM.
Aston Gejayan Yogyakarta sukses gelar Beauty Class Own Your Glow memperingati Hari Kartini, diikuti peserta lintas generasi dari anak SD hingga lansia.
Bandung Cancer Society (BCS) mempertemukan para penyintas dalam satu ruang. Berbagi, menguatkan, dan menyalakan harapan.
Dalam kerangka pembangunan kepedulukan dan pembangunan keluarga, kesehatan perempuan dan perencanaan keluarga merupakan titik masuk yang sangat strategis.
Angka Kematian Ibu (AKI) masih berada di kisaran 189 per 100.000 kelahiran hidup, menjadikannya salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.
Di tengah keterbatasan patriarki dan masa pingitan, Kartini tetap berkembang melalui membaca dan berpikir kritis.
Semangat Kartini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga keberanian perempuan untuk tetap teguh pada prinsip dan tujuan hidup.
KEMERIAHAN peringatan Hari Kartini di Play Group (PG) Kuncup Bunga dan TK Hang Tuah, Tebel, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur berubah menjadi momen penuh drama, Selasa (21/4).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved