BPJS Sebut Jumlah Persalinan Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir

M Iqbal Al Machmudi
22/4/2026 18:10
BPJS Sebut Jumlah Persalinan Meningkat dalam 5 Tahun Terakhir
Sejumlah pasien antre untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/1/2026). Pemerintah Kota Bandung resmi menghadirkan layanan darurat dan persalinan selama 24 jam di Puskesmas Garuda dan Puskesmas Ibrahi(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.)

KEPALA Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengungkapkan jumlah persalinan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) menunjukkan tren tinggi dan relatif stabil dalam lima tahun terakhir. 

Pada 2021 tercatat 2.365.927 persalinan dengan biaya terverifikasi sekitar Rp7,30 triliun, meningkat menjadi 2.501.278 persalinan pada 2022 dan mencapai puncaknya 2.711.289 persalinan pada 2023. Pada 2025, total persalinan tercatat sebanyak 2.670.364 kasus dengan nilai biaya terverifikasi mencapai Rp10,03 triliun.

Rizzky mengatakan program JKN juga memberikan perlindungan komprehensif bagi perempuan melalui penjaminan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), mulai dari pemeriksaan kehamilan, persalinan, hingga layanan pascapersalinan. 

"Penjaminan ini diperkuat melalui penyesuaian standar tarif pelayanan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2023, yang bertujuan meningkatkan mutu layanan KIA di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)," kata Rizzky, Rabu (22/4).

Melalui Program JKN, kata dia, peserta perempuan dijamin memperoleh pelayanan pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) sebanyak enam kali, pemeriksaan USG sesuai ketentuan, pelayanan persalinan yang ditangani oleh tenaga kesehatan kompeten, layanan rujukan sesuai indikasi medis, hingga pelayanan postnatal care dan skrining kesehatan bayi baru lahir. 

“BPJS Kesehatan tidak hanya menjamin layanan pengobatan, tetapi juga memastikan perempuan mendapatkan perlindungan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari deteksi dini kanker payudara dan kanker serviks, pelayanan kehamilan dan persalinan, hingga pascapersalinan,” pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya