3 Proper Emas Jadi Bukti Konsistensi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Despian Nurhidayat
17/4/2026 21:33
3 Proper Emas Jadi Bukti Konsistensi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Pertagas menerima penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup.(Pertagas)

Komitmen terhadap keberlanjutan kembali ditegaskan sektor energi melalui capaian penghargaan lingkungan tertinggi yang mencerminkan dampak nyata bagi masyarakat dan ekosistem. PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari subholding gas PT Pertamina (Persero), meraih tiga penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima langsung oleh Direktur Utama Pertagas, Indra P. Sembiring, bersama Direktur Teknik dan Operasi, Agung Indri Pramantyo, dalam ajang Proper di Taman Mini Indonesia Indah.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tidak hanya memenuhi regulasi, tetapi juga melampaui standar (beyond compliance) melalui inovasi dan pemberdayaan masyarakat.

“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas program TJSL perusahaan yang dijalankan secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, baik dari sisi lingkungan maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Indra.

Kontribusi lingkungan Pertagas tercermin melalui berbagai program eco-inovasi di wilayah operasional. Di Jawa Timur, program Eco Pori mengolah sampah plastik menjadi ecobrick untuk mendukung irigasi pertanian. Di Kalimantan, program PISPA 2.0 memanfaatkan limbah pipa dan sampah organik menjadi sarana irigasi sekaligus menekan emisi. Sementara di Sumatera Selatan, program PESONA mengolah limbah urine sapi menjadi pestisida organik.

Selain aspek lingkungan, perusahaan juga memperkuat pemberdayaan masyarakat. Program Karyadarsa di Kalimantan berhasil meningkatkan akses air bersih melalui sistem Aquagrid serta mengubah lahan kritis menjadi produktif, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui BUMDes dan UMKM.

Di Sumatera Selatan, program Pusaka Artha mengembangkan ekonomi sirkular berbasis pengelolaan air dan limbah ternak, yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan keterlibatan generasi muda. Sementara di Jawa Timur, program Cita Sembada mampu meningkatkan produktivitas pertanian hingga tiga kali panen per tahun, sekaligus memperkuat pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan kelompok rentan.

Secara keseluruhan, program TJSL Pertagas telah menjangkau 17 kelompok masyarakat dengan lebih dari 11 ribu penerima manfaat langsung. Hal ini tercermin dari Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 3,49 dengan kategori sangat baik, serta nilai Social Return on Investment (SROI) sebesar 1,49.

“Melalui capaian ini, kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis yang memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus selaras dengan pertumbuhan bisnis perusahaan,” tutup Indra.

Capaian tiga Proper Emas ini menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya menjadi agenda perusahaan, tetapi juga diwujudkan melalui solusi konkret atas tantangan sosial dan lingkungan. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya