Kemenhaj Akui Ratusan Visa Petugas Haji Belum Terbit, Koordinasi dengan Saudi Dikebut

Faishol Taselan
17/4/2026 17:54
Kemenhaj Akui Ratusan Visa Petugas Haji Belum Terbit, Koordinasi dengan Saudi Dikebut
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf(MI/Faishol Taselan)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Menhaj) mengakui masih terdapat 320 visa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Nasional yang belum terbit. Kemenhaj mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Arab Saudi.

“Sampai tadi malam, masih ada 320 visa petugas (PPIH) yang belum keluar dan itu di luar kendali Indonesia. Kendalanya ada di Saudi,” kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf di Surabaya, jumat (17/4).

Irfan menjelaskan, penerbitan visa tersebut merupakan kewenangan dari otoritas Kerajaan Arab Saudi. Saat ini pemerintah terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak terkait di Saudi untuk memastikan kesiapan petugas.

Meski demikian, Menhaj menyatakan bahwa kendala administrasi ini di luar kewenangan pemerintah. “Yang bisa dilakukan sekarang terus melakukan koordinasi dengan pihak Arab saudi,” katanya. 

Gus Irfan menyebut sudah berkomunikasi langsung dengan otoritas Arab Saudi untuk menyelesaikan penerbitan visa petugas. “Saya kemarin sudah komunikasi dengan Menteri Haji Saudi, mudah-mudahan segera ditangani,” jelasnya.

Kendala serupa juga dialami petugas haji yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH). Yang mana sebanyak 40 visa petugas liputan haji dibatalkan sepihak oleh otoritas Arab Saudi.

Pembatalan visa petugas liputan itu karena kendala administratif sektoral. Yakni adanya permintaan dari Kementerian Informasi Arab Saudi untuk memverifikasi ulang setiap dokumen permohonan visa haji yang telah diajukan. Kendala tersebut sudah langsung ditangani pemerintah. Sehingga visa petugas liputan sudah bisa kembali.

“Alhamdulillah dengan komunikasi yang baik, tadi malam (visa) MCH sudah bisa keluar lagi di sana, dan banyak hal yang membuat kita harus menyesuaikan,” katanya.

Selain itu, Menhaj mengklaim visa 221.000 jemaah haji Tanah Air sudah terbit sepenuhnya sejak sebelum lebaran. Dia berharap tidak ada hambatan bagi jemaah haji menjelang keberangkatan.

“Alhamdulillah ini berkat kerja keras semua tim. Mulai dari kabupaten, kota, provinsi, dan pusat. Saya tahu persis mereka bekerja 24 jam memproses paspor-paspor sampai keluar visa,” ujarnya.(FL/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya