Halalbihalal Sahid Tour: Berharap Kondisi Timur Tengah Kondusif dan Keberangkatan Haji Berjalan Baik

Syarief Oebaidillah
13/4/2026 13:28
Halalbihalal Sahid Tour: Berharap Kondisi Timur Tengah Kondusif dan Keberangkatan Haji Berjalan Baik
Ilustrasi(Dok Istimewa)

Penyelenggaraan Halalbihalal Idul Fitri 1447 H yang digelar oleh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Haji Khusus (PIHK), Sahid Tour, berlangsung khidmat pada Minggu (12/4) di Hotel Sahid Jakarta. Acara ini menghadirkan jajaran pimpinan manajemen, alumni, serta para calon jemaah haji (calhaj). Momentum baik ini menjadi ajang silaturahmi untuk saling memaafkan, sekaligus menjadi sarana berbagi informasi terkini mengenai kesiapan pelaksanaan ibadah haji 2026.

Dalam keterangannya hari ini, General Manager Operasional Sahid Tour, Asep Imam Sudrajat, mengutarakan bahwa di tengah situasi konflik di Timur Tengah, kegiatan halalbihalal ini sangat penting dan strategis untuk menyampaikan informasi serta pemahaman yang komprehensif bagi para jemaah. Asep mengungkapkan bahwa banyak calhaj bertanya mengenai kesiapan haji terkait situasi tersebut, sehingga pertemuan ini menjadi kesempatan bagi manajemen untuk memberikan informasi yang valid dan terkini agar para jemaah merasa nyaman serta tenang. Pihaknya memastikan bahwa seluruh aspek persiapan keberangkatan berjalan baik sembari terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah melalui kementerian terkait.

Asep menjelaskan bahwa Sahid Tour telah merampungkan seluruh persiapan mulai dari kontrak hotel, konsumsi, akomodasi Armuzna, hingga pengurusan visa. Sebanyak 516 visa calon jemaah haji telah terbit dan dinyatakan tuntas. Untuk transportasi udara, Sahid Tour menggunakan tiga maskapai yakni Garuda Indonesia, Emirates, dan Etihad. Menyinggung antisipasi situasi Timur Tengah, ia menjelaskan bahwa Sahid Tour telah menyiapkan sejumlah skenario cadangan atau contingency plan. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama pihak maskapai guna memastikan keberangkatan tetap berjalan lancar.

Terdapat rencana cadangan (Plan A dan Plan B) yang disiapkan oleh pihak Etihad dan Emirates untuk menerbangkan jemaah. Bagi sekitar 300 calhaj yang dijadwalkan transit di Dubai dan Abu Dhabi, pihak maskapai telah menyiapkan alternatif rute jika terjadi perubahan situasi, termasuk opsi transit melalui wilayah Ethiopia. Adapun penerbangan menggunakan Garuda Indonesia akan dilakukan secara langsung (direct) ke Arab Saudi tanpa transit.

Sementara itu, Koordinator Tim Sahid Tour di Arab Saudi, Muslim Iskandar, memastikan kondisi di Tanah Suci saat ini tetap aman dan kondusif bagi para jemaah. Ia melaporkan bahwa wilayah Jeddah, Makkah, dan Madinah terpantau aman, sembari berharap ketegangan segera berakhir sehingga jemaah dapat beribadah dengan tenang.

Tahun ini, Sahid Tour mencatat peningkatan kuota jemaah dari semula 380 orang menjadi 516 orang. Guna mendukung mobilitas selama di Tanah Suci, manajemen telah menyiapkan 13 unit bus operasional serta 21 mutowif. Tim pendamping tersebut terdiri dari 14 mahasiswa Indonesia yang bermukim di Arab Saudi, serta untuk pertama kalinya melibatkan tujuh warga negara Arab Saudi guna memperlancar pelaksanaan ibadah haji tahun ini. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya