Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CAMPAK, atau yang dalam dunia medis dikenal sebagai rubeola, adalah infeksi saluran pernapasan yang sangat menular yang disebabkan oleh virus. Meskipun sering dianggap sebagai penyakit anak-anak biasa, campak dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian jika tidak ditangani dengan benar. Penyakit ini menyebar melalui droplet (percikan air liur) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara.
Gejala campak biasanya muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah terpapar virus. Gejala berkembang dalam beberapa fase yang khas:
Hingga saat ini, tidak ada obat antivirus spesifik untuk membunuh virus campak. Pengobatan bersifat suportif untuk meredakan gejala dan mencegah komplikasi:
Campak menjadi berbahaya ketika menyerang organ lain. Komplikasi yang umum terjadi meliputi infeksi telinga (otitis media), diare berat, pneumonia (radang paru-paru), hingga ensefalitis (radang otak) yang dapat menyebabkan kerusakan permanen.
Vaksinasi adalah cara paling efektif dan aman untuk mencegah campak. Di Indonesia, pemerintah menyediakan vaksin MR (Measles-Rubella) atau MMR (Measles, Mumps, Rubella). Jadwal imunisasi dasar biasanya diberikan pada usia 9 bulan, dengan dosis penguat (booster) pada usia 18 bulan dan saat anak masuk sekolah dasar.
| Kebutuhan | Tindakan |
|---|---|
| Lingkungan | Kamar dengan cahaya redup jika mata sensitif, ventilasi udara yang baik. |
| Nutrisi | Makanan lunak yang mudah dicerna dan kaya nutrisi. |
| Kebersihan | Gunakan kompres hangat untuk membersihkan sekret mata. |
| Pemantauan | Catat suhu tubuh secara berkala dan perhatikan pola napas. |
Informasi ini bersifat edukasi dan bukan pengganti saran medis profesional. Jika Anda atau keluarga mengalami gejala campak, segera konsultasikan dengan fasilitas kesehatan terdekat.
(Cah/P-3)
Campak sangat berbahaya bagi bayi. Ketahui cara mencegah penularan, pentingnya imunisasi, serta gejala yang harus diwaspadai.
PEMERINTAH mengimbau orang tua dan sekolah untuk mewaspadai gejala campak pada anak, terutama dengan mengenali tanda khas 3C, yakni batuk, pilek, dan mata merah.
PAPDI menegaskan perbedaan campak (rubeola) dan rubella. Kenali gejala khas 3C dan bercak koplik untuk penanganan medis yang tepat.
Campak bukan sekadar ruam biasa. Penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia hingga ensefalitis. Simak gejala dan pencegahannya.
Kenali gejala campak pada orang dewasa yang bisa lebih berbahaya, mulai dari demam tinggi hingga ruam, serta langkah pencegahan melalui vaksinasi MMR.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved