Kopi Campur Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Benarkah Efektif?

Abi Rama
06/4/2026 15:57
Kopi Campur Lemon untuk Diet dan Kesehatan, Benarkah Efektif?
Ilustrasi minuman kopi campur lemon.(Dok. Freepik)

MINUMAN kopi yang dicampur dengan lemon belakangan ramai diperbincangkan, terutama di media sosial. Banyak yang meyakini kombinasi kopi campur lemon ini mampu membantu menurunkan berat badan, meredakan sakit kepala, hingga menjaga kesehatan kulit.

Namun, berdasarkan informasi yang dilansir dari laman Hello Sehat, klaim tersebut tidak sepenuhnya didukung oleh bukti ilmiah. Meski kopi dan lemon sama-sama memiliki manfaat, mencampurkan keduanya tidak otomatis memberikan efek kesehatan yang lebih besar.

Amankah Dikonsumsi?

Secara umum, minum kopi campur lemon masih tergolong aman bagi sebagian orang. Namun, perlu diperhatikan bahwa keduanya memiliki sifat asam, bahkan lemon memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi.

Kondisi ini bisa memicu gangguan pencernaan pada sebagian orang, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung seperti GERD. Dalam beberapa kasus, kombinasi ini juga dapat memperparah diare.

Karena itu, bagi orang dengan riwayat asam lambung, disarankan untuk menghindari minuman ini. Sementara bagi yang tidak memiliki keluhan saat mengonsumsi kopi dan lemon secara terpisah, konsumsi tetap diperbolehkan selama tidak berlebihan.

Benarkah Bisa Menurunkan Berat Badan?

Salah satu klaim yang paling populer adalah kopi campur lemon dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, melansir dari Cleveland Clinic, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Lemon tidak memiliki kandungan khusus yang mampu membakar lemak. Penurunan berat badan yang terjadi kemungkinan karena air lemon rendah kalori, sehingga tidak menambah asupan energi secara signifikan.

Di sisi lain, kopi memang memiliki kaitan dengan penurunan berat badan. Penelitian dari Harvard School of Public Health menunjukkan bahwa konsumsi kopi dapat membantu mengurangi lemak tubuh.

Namun, manfaat ini bisa diperoleh dari kopi saja, tanpa perlu dicampur lemon.

Efek pada Kesehatan Kulit

Kopi lemon juga disebut-sebut baik untuk kesehatan kulit. Kopi mengandung zat yang dapat membantu meningkatkan aliran darah, sementara lemon kaya vitamin C yang berperan dalam produksi kolagen.

Meski demikian, manfaat lemon untuk kulit lebih optimal jika digunakan secara langsung pada kulit, bukan hanya diminum. Selain itu, menjaga kesehatan kulit tidak cukup hanya dengan mengandalkan satu jenis minuman. Pola makan seimbang dan penggunaan produk perawatan yang sesuai tetap menjadi kunci utama.

Apakah Bisa Mengatasi Sakit Kepala?

Klaim lain yang beredar adalah kopi campur lemon dapat meredakan sakit kepala. Lemon yang kaya vitamin C diketahui dapat membantu mengurangi stres oksidatif, salah satu pemicu sakit kepala atau migrain.

Sementara itu, kafein dalam kopi memang dapat membantu meredakan sakit kepala, terutama jika dikombinasikan dengan obat pereda nyeri. Namun, konsumsi kopi juga bisa menjadi pemicu sakit kepala pada sebagian orang. Bahkan, jika dikonsumsi berlebihan, kopi justru dapat memperparah nyeri yang dirasakan.

Kopi dan lemon sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan. Namun, mencampurkan keduanya tidak serta-merta meningkatkan khasiatnya. Sebagian klaim yang beredar, seperti membantu diet, menyehatkan kulit, atau meredakan sakit kepala, masih belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Konsumsi kopi campur lemon tetap diperbolehkan selama tidak berlebihan dan kondisi tubuh memungkinkan. Namun, penting untuk tidak menjadikannya sebagai solusi utama untuk masalah kesehatan tertentu. Sebagai gantinya, menjaga pola makan seimbang dan gaya hidup sehat tetap menjadi cara terbaik untuk mendapatkan manfaat kesehatan secara optimal.

(Cleveland Clinic/Hello Sehat/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya