Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TRANSPLANTASI ginjal merupakan solusi medis paling efektif bagi pasien gagal ginjal stadium akhir. Namun, bagi masyarakat di negara berkembang, prosedur ini masih menjadi tantangan besar.
Sebuah studi berjudul "Scoping Review: Tantangan Transplantasi Ginjal di Negara Berkembang" yang dipublikasikan dalam PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, membedah faktor-faktor penghambat tersebut. Berikut adalah empat alasan utama menurut hasil penelitian tersebut:
Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu tantangan utama transplantasi ginjal di negara berkembang adalah keterbatasan fasilitas medis.
Banyak rumah sakit di negara berkembang belum memiliki infrastruktur yang memadai untuk menjalankan prosedur transplantasi ginjal secara optimal. Fasilitas seperti ruang perawatan intensif (ICU), peralatan bedah modern, hingga laboratorium imunologi sering kali masih terbatas.
Selain itu, jumlah tenaga medis yang memiliki keahlian khusus dalam transplantasi ginjal juga masih sangat sedikit. Kekurangan ahli bedah transplantasi serta tim medis yang terlatih membuat prosedur ini tidak dapat dilakukan secara luas.
Masalah lain yang tidak kalah penting adalah rendahnya ketersediaan donor organ.
Banyak negara berkembang belum memiliki sistem pendaftaran donor organ yang terorganisir dengan baik. Akibatnya, jumlah ginjal yang tersedia untuk transplantasi sangat terbatas.
Sebagian besar transplantasi ginjal di negara berkembang masih bergantung pada donor hidup, biasanya dari anggota keluarga pasien. Sementara itu, donor dari orang yang telah meninggal atau donor kadaverik masih sangat jarang.
Faktor ekonomi juga menjadi penghalang besar bagi pasien di negara berkembang.
Biaya transplantasi ginjal tidak hanya mencakup operasi, tetapi juga perawatan jangka panjang setelah transplantasi. Pasien harus mengonsumsi obat imunosupresan secara terus-menerus untuk mencegah penolakan organ oleh tubuh.
Obat-obatan tersebut umumnya memiliki harga yang tinggi dan tidak selalu ditanggung oleh sistem asuransi kesehatan di negara berkembang.
Akibatnya, banyak pasien yang akhirnya memilih menjalani dialisis, meskipun metode tersebut memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup.
Selain faktor medis dan ekonomi, penelitian ini juga menyoroti pengaruh sosial dan budaya terhadap program transplantasi ginjal.
Di beberapa masyarakat, donor organ masih dianggap tabu atau bertentangan dengan nilai budaya dan agama. Stigma sosial terhadap donor hidup juga membuat banyak orang ragu untuk mendonorkan organ mereka.
Kurangnya edukasi mengenai manfaat transplantasi ginjal turut memperparah situasi ini. Banyak pasien yang tidak memahami bahwa transplantasi ginjal dapat menjadi solusi jangka panjang yang lebih efektif dibandingkan dialisis.
Para peneliti menilai bahwa upaya untuk meningkatkan transplantasi ginjal di negara berkembang memerlukan pendekatan yang menyeluruh. Beberapa langkah yang direkomendasikan antara lain meningkatkan fasilitas medis, memperbanyak pelatihan tenaga kesehatan, serta memperkuat kebijakan terkait donor organ.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya donor organ juga dinilai penting untuk meningkatkan jumlah donor. Dengan dukungan kebijakan yang lebih kuat dan peningkatan kesadaran publik, transplantasi ginjal diharapkan dapat menjadi solusi pengobatan yang lebih mudah diakses bagi pasien gagal ginjal di negara berkembang. (P-4)
Sumber: Jurnal Universitas Pahlawan.
DANA Moneter Internasional (IMF) memperkirakan ada 12 negara akan mengajukan program pinjaman mengatasi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasokan oleh perang di Timur Tengah
Dalam percakapan global tentang masa depan modal dan ekonomi Asia Tenggara, Indonesia bukanlah sekadar pasar negara berkembang, melainkan sebuah ekonomi kepulauan.
Proses mempertemukan pelaku usaha atau business matchmaking dianggap menjadi jurus ampuh bagi Indonesia untuk bisa keluar dari jebakan pendapatan menengah atau middle income trap.
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 7 yang diadopsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah energi bersih dan terjangkau.
"Tagih utang iklim kepada negara maju. Bukan dagang karbon. Karena negara-negara maju punya utang iklim, mereka sudah pakai fosil duluan,"
Teknologi AI kini memperkuat layanan dialisis atau cuci darah dengan analisis data real-time untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien penyakit ginjal kronis.
Penyakit ginjal kronis (PGK) sering tidak bergejala di awal. Kenali penyebab, stadium, hingga tips menjaga kesehatan ginjal dari Prof. dr. Aida Lydia.
Gagal ginjal kini banyak menyerang usia muda akibat pola hidup tidak sehat. Kenali gejala, penyebab, dan cara mencegahnya sejak dini agar tidak berujung cuci darah.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari EMC Healthcare, konsumsi minuman tinggi gula dan makanan dengan kadar garam berlebih menjadi kebiasaan yang turut memperberat kerja ginjal.
Gagal ginjal sering berkembang tanpa gejala di tahap awal. Kenali tanda-tanda seperti kelelahan, edema, hingga perubahan urine untuk penanganan sedini mungkin.
Setiap prosedur hemodialisis untuk mengatasi gagal ginjal membutuhkan infrastruktur, energi listrik, dan air dalam jumlah besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved