Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Rabu, 11 Maret 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang sedang aktif di beberapa kawasan perairan Indonesia dan sekitarnya.
Informasi prakiraan cuaca ini disampaikan dalam pembaruan resmi BMKG yang memantau perkembangan sistem cuaca di wilayah Asia Pasifik dan Samudra Hindia.
BMKG melaporkan adanya bibit siklon tropis dengan kode 95W yang terpantau berada di Samudra Pasifik utara Papua Barat. Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot dengan tekanan minimum 1006 hektopaskal dan bergerak ke arah utara hingga timur laut.
Dalam 48 jam ke depan, potensi bibit siklon tersebut untuk berkembang menjadi siklon tropis masih tergolong rendah. Meski begitu, keberadaan sistem ini tetap memengaruhi kondisi atmosfer di sekitarnya.
Bibit siklon tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konflik angin yang memanjang dari Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera hingga wilayah timur Filipina. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah.
Selain bibit siklon tropis, BMKG juga memantau sirkulasi siklonik yang muncul di beberapa titik, yakni di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Lampung, serta wilayah daratan Australia bagian utara.
Sistem ini membentuk jalur konvergensi yang memanjang dari pesisir barat Sumatra bagian utara hingga Aceh bagian selatan, serta dari Samudra Hindia barat daya Banten menuju perairan utara Australia.
Kombinasi dari sistem atmosfer tersebut meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di sekitar daerah konvergensi.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah, antara lain Lampung, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.
Sementara itu, potensi hujan sedang hingga lebat juga diperkirakan terjadi di wilayah lain yang ditandai dalam peta prakiraan cuaca nasional.
Untuk kota-kota besar, hujan disertai petir diperkirakan berpotensi terjadi di Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin. Hujan dengan intensitas sedang diprediksi turun di Samarinda, Kupang, Manado, Makassar, Jayapura, dan Merauke.
Adapun hujan ringan diperkirakan terjadi di sejumlah kota seperti Medan, Padang, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, hingga Palangkaraya. Sementara beberapa kota lain seperti Banda Aceh, Pekanbaru, Jambi, Serang, dan Bandung diperkirakan mengalami kondisi berawan hingga berawan tebal.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. (E-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 29 April 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan pembaruan terkait prakiraan cuaca untuk Selasa, 28 April 2026.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Sirkulasi siklonik yang terpantau di sejumlah wilayah perairan, seperti Samudera Hindia barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Bangka Belitung, serta Samudera Pasifik.
BMKG memperingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang periode 14–20 April 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan prakiraan cuaca 14 April besok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved