Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada 5 Februari 2026. Kondisi ini dipicu oleh kemunculan dua bibit siklon tropis serta sirkulasi siklonik yang aktif di sekitar perairan nusantara.
Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di Samudra Pasifik, sebelah utara Papua. Hal ini diprediksi akan berkembang menjadi siklon tropis dan cenderung persisten dalam 24 jam ke depan dengan arah pergerakan menuju barat.
Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 98P terdeteksi di daratan Australia. Kecepatan angin di sekitar sistem ini mencapai 25 knot dan intensitasnya diprediksi akan meningkat seiring pergerakannya ke arah barat mendekati pesisir barat Australia.
Interaksi kedua bibit siklon ini menginduksi terbentuknya belokan angin serta daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di Samudra Pasifik Timur Filipina, Laut Filipina, hingga perairan utara Australia bagian barat.
Selain bibit siklon, BMKG juga memantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Timur Laut Papua Nugini. Kondisi ini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi (pertemuan angin) di sekitar wilayah sirkulasi tersebut.
Kondisi atmosfer ini secara signifikan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklonropis, sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Masyarakat diminta meningkatkan kesiapsiagaan, terutama bagi mereka yang berada di wilayah berikut yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat:
- Jawa Barat
- Sulawesi Selatan
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
BMKG juga memetakan distribusi curah hujan di sejumlah kota utama di Indonesia untuk membantu masyarakat dalam mengantisipasi aktivitas harian pada 5 Februari 2026.
Hujan Petir: Pekanbaru, Bengkulu, Banjarmasin, dan Tanjung Selor.
Hujan Sedang: Serang, Denpasar, Makassar, Jayapura, dan Merauke.
Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Mataram, Kupang, Kendari, Mamuju, Palu, Gorontalo, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya.
Berawan/Berawan Tebal: Tanjung Pinang dan Manado
Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi di website bmkg.go.id atau media sosial resmi di @infobmkg. Tetap waspada terhadap kemungkinan banjir dan tanah longsor di titik-titik rawan. (E-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Rabu, 29 April 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan pembaruan terkait prakiraan cuaca untuk Selasa, 28 April 2026.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Sirkulasi siklonik yang terpantau di sejumlah wilayah perairan, seperti Samudera Hindia barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Bangka Belitung, serta Samudera Pasifik.
BMKG memperingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia sepanjang periode 14–20 April 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan prakiraan cuaca 14 April besok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved