Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEDAKAN bom di SMK 72 Jakarta beberapa waktu lalu menjadi pengingat bahwa remaja kini telah menjadi sasaran ideologi ekstrem, sekaligus menegaskan pentingnya kewaspadaan bersama. Keluarga, khususnya orang tua, menjadi garda terdepan dalam membentengi anak-anak dari pengaruh paham radikal yang terus berkembang menjadi terorisme.
“Kejadian di SMK 72 Jakarta itu menjadi bukti bahwa pemikiran radikalisme telah merasuki anak dan remaja di Indonesia, dan kelas hari ini diharapkan menjadi insight bagaimana menangkal paham tersebut," kata Direktur Bina Ketahanan Remaja, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Edi Setiawan dalam keterangannya, Rabu (24/12).
Sementara itu, Analis Kebijakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Haris Fatwa Dinal Maula, mengungkapkan bahwa ancaman terorisme dan radikalisme masih nyata di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Tercatat sebanyak 10 penangkapan terkait terorisme, dengan pola ancaman yang tidak selalu berupa aksi anarkis, tetapi berkembang secara masif melalui perekrutan dan penyebaran konten di media sosial. Sejak Januari hingga Agustus 2025, tercatat 6.402 konten bermuatan radikalisme dan terorisme yang beredar di ruang digital.
“Generasi muda jadi target utama karena faktor kebutuhan validasi atau pengakuan untuk berdaya,” ujarnya.
Co-founder Rumah Dandelion, Binky Paramitha Iskandar, mengatakan masa remaja merupakan fase krisis identitas dan kebingungan jati diri. Ketika fase ini dilalui dengan dukungan yang tepat, remaja akan memiliki identitas yang kuat.
Namun sebaliknya, ketiadaan dukungan dapat menunda kedewasaan psikologis dan memicu kebingungan identitas, yang ditandai dengan kecenderungan berkelompok dan sikap intoleran terhadap perbedaan.
"Remaja yang didengar tidak mudah direkrut, maka peran orang tua bersahabat dalam membentuk nalar kritis dan ketahanan remaja,” ungkapnya.
Oleh karena itu, peran orang tua yang bersahabat menjadi kunci dalam membentuk nalar kritis dan ketahanan remaja terhadap berbagai pengaruh negatif. Lebih lanjut, Binky menekankan pentingnya prinsip connection before correction dalam pola pengasuhan.
"Sebelum memberikan koreksi atau nasihat, orang tua perlu membangun hubungan yang hangat dengan anak," pungkasnya.
(H-3)
BNPT mencatat 230 donatur aktif mendukung kelompok teroris dari 2023-2025, dengan pendanaan mencapai Rp5 miliar.
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) mengajak semua pihak untuk ikut andil dalam mencegah penyebaran paham radikal dan intoleransi di masyarakat, khusunya kalangan muda.
Polri mengakui adanya anggota yang terpapar paham radikalisme. As SDM Polri Irjen Anwar menyebut sejumlah personel, termasuk polwan, sempat terpengaruh kelompok radikal
BNPT menemui adanya upaya sistematis kelompok berpaham radikal yang menyusup melalui gim online.
Serangan bom brutal mengguncang jalan raya Kolombia sebulan sebelum Pilpres. Sebanyak 20 warga sipil tewas dalam ledakan yang diduga didalangi kelompok kriminal.
Setiap hubungan internasional harus dicermati dengan kritis dan penuh kewaspadaan agar tidak berujung pada ketergantungan.
TIM advokasi untuk Demokrasi mendatangi Bareskrim Polri melaporkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus mendorong pengusutan dengan pasal terorisme
Pakistan puncaki Global Terrorism Index 2026 dengan 1.139 kematian pada 2025. Kelompok TTP jadi aktor paling mematikan di tengah tren penurunan terorisme global.
Ali Larijani peringatkan adanya plot serangan ala 9/11 oleh sisa jaringan Epstein untuk memfitnah Iran. Teheran tegaskan siap balas serangan AS dan Israel.
Persoalan terorisme merupakan kejahatan sipil yang harus ditangani polisi yang tunduk pada hukum sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved