Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami curah hujan tinggi pada 2026. Prediksi ini disampaikan oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (23/12).
Menurut BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia pada 2026 diperkirakan akan menerima curah hujan tahunan antara 1.500 mm hingga lebih dari 4.000 mm per tahun.
BMKG memprediksi curah hujan sekitar 1.500 mm per tahun akan terjadi di beberapa wilayah berikut:
Sementara itu, wilayah yang perlu diwaspadai karena berpotensi mengalami curah hujan sangat tinggi, yakni mencapai 4.000 mm per tahun atau lebih, meliputi:
Ardhasena menjelaskan bahwa tingginya curah hujan di wilayah-wilayah tersebut dipengaruhi oleh panas laut Samudra Hindia serta faktor geografis seperti Pegunungan Bukit Barisan, yang secara klimatologis berperan meningkatkan intensitas hujan di pesisir barat Sumatra.
Meski rentang curah hujan cukup besar, BMKG menegaskan bahwa sifat hujan pada 2026 secara umum masih berada dalam kategori normal, jika dibandingkan dengan data klimatologi periode 1991-2020.
“Kondisi ini pada dasarnya sudah sering terjadi pada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ardhasena.
BMKG tetap mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi. (Z-10)
Berdasarkan data sementara, sedikitnya 120 kepala keluarga harus menghadapi kondisi tersebut. Air yang masuk ke kawasan permukiman bahkan turut menutup sebagian ruas jalan desa.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Sedikitnya 100 hektare lahan pembibitan dan tanaman padi di sejumlah desa di Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, puso setelah berhari-hari terendam banjir.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
BMKG memprediksi hujan masih melanda Indonesia hingga 27 April 2026, dari ringan hingga lebat disertai angin kencang. Waspadai potensi banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Pakar IPB menjelaskan fenomena El Nino Godzilla, penyebab hujan di masa pancaroba, dan prediksi kemarau panjang selama enam bulan di Indonesia.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BMKG menghimbau peningkatan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Kupang, Rote Ndao, Alor, dan Mamuju.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved