Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIARA Andini meluncurkan album keduanya yang bertajuk Edelweiss, yang menandai kematangannya sebagai musisi tidak hanya sebagai penyanyi tapi juga pencipta lagu.
Album Edelweiss menyajikan delapan lagu yang kaya akan emosi dan perasaan dan mengajak pendengarnya untuk dapat menikmati cerita
baik kesedihan, patah hati, maupun romansa.
"Edelweiss melambangkan cinta, perjuangan, keberanian, dan keabadian. Menjadi sebuah simbol untuk menggambarkan perjalanan karier Tiara selama ini, tidak mudah dan butuh perjuangan tetapi begitu indah ketika mendapatkannya," kata Tiara, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (21/10).
Dari delapan lagu tersebut, Tiara menghadirkan enam lagu baru yang dilengkapi dengan dua lagu yang telah dirilis sebelumnya, Kupu-Kupu dan Bukan Untukku.
Era baru Tiara Andini ini diawali oleh perilisan single Adu Bola Mata, yang ditulis dan diproduseri oleh grup komposer ternama Tanah
Air, Arya Aditya Ramadhya, Ilman Ibrahim Isa, Anindyo Baskoro atau yang bisa dikenal dengan nama Laleilmanino.
Dalam mewujudkan album keduanya, Tiara Andini berkolaborasi dengan sejumlah produser dan pencipta lagu ternama yang karyanya kerap menduduki tangga lagu teratas, mulai dari Yovie Widianto, Laleilmanino, Andmesh kamaleng, BIANCADIMAS, S/EEK, serta Adrian Rahmat Purwanto.
Menariknya, Tiara juga semakin menunjukkan bakatnya dalam menciptakan beberapa lagu di dalam album ini.
Terdapat tiga lagu yang melibatkan Tiara secara langsung dalam proses penulisannya, menawarkan pengalaman yang lebih personal dan jujur untuk para penggemar setianya.
Secara keseluruhan album ini menampilkan lagu Adu Bola Mata, Penenangmu,Dengar, Kusut, Cinta Seperti Aku, Bukan Untukku,Kupu-kupu, dan Kalah lagi.
Selayaknya bunga Edelweiss yang melambangkan keabadian, Tiara berharap album keduanya ini bisa menjadi karya favorit yang abadi di hati para penggemarnya.
Album Edelweiss dari Tiara Andini sudah dapat dinikmati di berbagai digital streaming platform di Indonesia. (Ant/Z-1)
Nanda Prima kembali dengan single Monolog Dengan Bayangan. Lagu pop ballad R&B ciptaan Roby Geisha ini angkat dilema hubungan yang mulai mendingin.
Winaldy Senna kembali ke industri musik dengan membentuk WAIT. Simak profil personel dan makna mendalam di balik single perdana mereka, Beautiful Lie.
Merayakan 12 tahun berkarya, Beeswax merilis album self-titled yang merangkum evolusi musikal mereka, termasuk kolaborasi apik bersama Dochi Sadega.
Pusakata dan Haddad Alwi merilis lagu kolaborasi berjudul Menghitung. Sebuah karya yang mengajak pendengar merasakan cinta Allah yang melampaui dosa manusia.
Band Asmara merilis single terbaru Belajar Romantis pada 28 April 2026. Sebuah karya matang tentang arti cinta yang jujur dan sederhana.
Ariel NOAH dan Raisa berkolaborasi dalam lagu Senang Dengar Suaramu Lagi untuk OST film Dilan ITB 1997. Simak makna lirik dan detail produksinya di sini.
Keisya Levronka resmi merilis album kedua bertajuk Rombak. Mengusung genre pop-rock ala era 2000-an, Keisya keluar dari zona nyaman musik ballad.
Musisi pendatang baru notyourwife resmi merilis album perdana Aphrodite Blues. Simak perjalanan Lauren Karina dari kreator konten hingga ke tangga lagu AS.
Gitaris Ade Nurulianto tegaskan Govinda tetap eksis dengan promo album Live Studio Session - London 2023 meski ia tengah sibuk proyek solo.
WOLF HOWL HARMONY resmi merilis MV One Minute. Lagu ballad dari EP Tera ini sukses membawa grup LDH JAPAN puncaki Oricon Daily Album Ranking.
Ade Govinda berkolaborasi dengan Gloria Jessica dalam album Blue. Mengusung tema patah hati dengan sentuhan Brit-Pop dan single Terbelah Jadi Dua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved