Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Aladin Syariah Tbk (Bank Aladin Syariah) resmi menandatangani kerja sama strategis dengan BIM University, salah satu universitas di bawah naungan Muhammadiyah yang berlokasi di Bali. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata kedua belah pihak dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan literasi keuangan di Indonesia, khususnya bagi generasi muda.
Melalui kerja sama ini, Bank Aladin Syariah memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa terpilih dari BIM University hingga lulus. Tidak hanya itu, Bank Aladin Syariah juga akan aktif menghadirkan program-program literasi keuangan bagi para mahasiswa, baik dalam bentuk seminar, talk show, maupun kelas-kelas edukasi yang berfokus pada perencanaan keuangan, pengelolaan uang, hingga pengenalan perbankan syariah.
Ruang lingkup kerja sama yang tertuang dalam nota kesepahaman ini mencakup Program Pendukung Beasiswa untuk mahasiswa terpilih dari BIM University, kuliah tamu dan sesi literasi keuangan yang akan diisi oleh perwakilan Bank Aladin Syariah, kesempatan magang bagi penerima beasiswa di unit kerja Bank Aladin Syariah dengan proses seleksi yang transparan, fasilitasi riset dan penelitian terkait literasi keuangan dan perbankan syariah, kolaborasi program pengabdian masyarakat yang berfokus pada edukasi keuangan bagi generasi muda, dan dukungan terhadap program “University-Industry Immersion Program” yang dijalankan oleh BIM University.
Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan ini, Bank Aladin Syariah juga menggelar kelas literasi keuangan bertajuk “Future Ready Finance: Finansial Cerdas Untuk Generasi Muda” yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru. Kelas ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan praktis mengenai perencanaan keuangan sejak dini, agar mereka lebih siap menghadapi tantangan finansial di masa depan, sejalan dengan semangat Muhammadiyah menuju Indonesia berkemakmuran.
“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Bank Aladin Syariah dalam mendukung pendidikan dan literasi keuangan generasi muda Indonesia, khususnya mahasiswa. Kami percaya, literasi keuangan yang baik adalah fondasi penting bagi masa depan mereka,”
ujar Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, Koko Rachmadi, dilansir dari keterangan resmi, Jumat (3/10).
Ketua Badan Pembina Harian BIM University, Prof. Bambang Setiaji, menambahkan, bagi Muhammadiyah, pendidikan adalah jalan utama dalam membangun bangsa. “Kolaborasi antara dunia industri dan dunia akademik, seperti yang dilakukan Bank Aladin Syariah dan BIM University ini, adalah contoh nyata sinergi untuk menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya. Harapannya, langkah ini akan mempercepat terwujudnya Indonesia yang berkemakmuran,” lanjutnya.
Rektor BIM University, Drs. Ismoyo Soemarlan, menyambut baik kerja sama ini, karena sejalan dengan misi BIM University untuk mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global, termasuk dalam hal pengelolaan finansial.
Melalui kolaborasi ini, Bank Aladin Syariah dan BIM University berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan finansial untuk membangun masa depan yang lebih baik dan berkemakmuran. (H-1)
Penguatan inklusi dan literasi keuangan diharapkan berperan dalam mendukung pendalaman sektor keuangan, yang kemudian akan mendorong pertumbuhan sektor riil.
Jumlah rekening pelajar di Indonesia tembus 59 juta dengan dana Rp30,31 triliun. OJK ungkap tren meningkat dan faktor pendorongnya di 2026.
Momentum peringatan Hari Bumi dimanfaatkan AXA Mandiri Financial Services untuk mengintegrasikan isu lingkungan dengan penguatan literasi keuangan di tingkat komunitas.
Upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional kembali digencarkan melalui penyelenggaraan Road to Pekan Reksa Dana 2026 yang diinisiasi OJK, BEI dan pelaku industri pasar modal.
Tanpa literasi yang memadai, akses keuangan justru berpotensi menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.
Sebanyak 43% responden di Indonesia memiliki pekerjaan tambahan di luar pekerjaan utama. Meski demikian, peningkatan pendapatan tersebut belum sepenuhnya diikuti ketahanan finansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved