Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto secara resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) sebagai Menteri Haji dan Umrah. Ini menjadi sejarah baru di Indonesia karena Kementerian Haji dan Umrah baru pertama kali hadir di Tanah Air.
Gus Irfan sendiri lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 April 1962. Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari itu menempuh pendidikan dasarnya di Jombang hingga lulus dari Sekolah Menengah Persiapan Pembangunan (SMPP) Jombang (kini SMAN 2 Jombang) pada 1981.
Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas Brawijaya dan meraih gelar sarjana pada 1985, dilanjutkan magister di universitas yang sama pada 2002.
Pada 24 Februari 2025, Gus Irfan menuntaskan program doktoralnya (S-3) dalam bidang manajemen pendidikan Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Sejak 1989, ia menjadi Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng, pesantren warisan keluarganya. Ia juga pernah menjabat Komisaris Utama PT BRR Tebuireng selama dua dekade (1996-2016).
Selain aktif di dunia pesantren, Gus Irfan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi warga NU.
Di ranah politik, Gus Irfan tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Ia pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Prabowo-Sandiaga pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2024, ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Dapil Jawa Timur VIII dengan raihan 77.433 suara.
Namun jabatannya di parlemen hanya berlangsung sekitar tiga pekan, lantaran ia kemudian dilantik menjadi Kepala BP Haji pada 22 Oktober 2024.
Pengalamannya memimpin BP Haji inilah yang membuat Presiden Prabowo mempercayakan dirinya menakhodai Kementerian Haji dan Umrah. Pelantikan Gus Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah menjadi babak baru dalam kariernya sekaligus menandai era baru tata kelola ibadah haji di Indonesia.
Perubahan BP Haji dilakukan untuk merespons berbagai kebutuhan masyarakat, antara lain peningkatan pelayanan bagi jemaah haji di bidang akomodasi, konsumsi, transportasi, serta layanan kesehatan, baik di tanah air maupun saat berada di Makkah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Selain itu, perubahan juga dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, perubahan kebijakan di Arab Saudi, serta kebutuhan hukum setelah Presiden Republik Indonesia menetapkan kebijakan pembentukan lembaga khusus penyelenggara haji dan umrah. (H-2)
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf meminta PPIH 2026 fokus melayani jemaah haji Indonesia. Petugas dilarang mementingkan ritual pribadi demi pelayanan prima.
Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf melepas PPIH Daker Mekah. Ia menekankan tugas berat melayani jemaah di puncak haji serta menjaga citra negara di Arab Saudi.
Munas X LDII digelar 7–9 April 2026 dengan mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia”.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf instruksikan optimalisasi kuota, standarisasi asrama, dan penertiban KBIHU demi kenyamanan jemaah haji 1447 H.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan sekitar 50.000 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi,
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, memastikan bahwa jemaah haji Indonesia memperoleh layanan konsumsi terbaik.
Menhaj Mochamad Irfan Yusuf pastikan persiapan Haji 2026 capai 100% dan jadwal on track. Dana operasional Rp18 triliun dikawal ketat KPK dan Polri demi transparansi layanan jemaah
Menhaj Gus Irfan memastikan jemaah umrah di Mekah dan Madinah tetap aman meski konflik Timur Tengah memanas.
Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan Yusuf menegaskan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan pemahaman ibadah dalam Manasik Haji Nasional 2026
Menhaj Gus Irfan meninjau langsung Diklat PPIH Arab Saudi 1447 H/2026 M untuk memastikan kesiapan dan semangat petugas haji dalam melayani 221 ribu jemaah Indonesia.
Kementeriannya telah menyeleksi sebanyak 685 pembimbing Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (BPIHU) guna memastikan kualitas pembinaan manasik yang diberikan kepada jamaah.
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan calon petugas haji harus fokus melayani jemaah, bukan pejabat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved