Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MERESPONS merebaknya kosmetik yang beredar dengan komposisi yang tidak sesuai dengan yang tercantum pada kemasan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan intensifikasi pengawasan. Hasilnya, BPOM menemukan 21 produk kosmetik yang diproduksi tidak sesuai dengan data yang didaftarkan.
"Ketidaksesuaian yang ditemukan pada produk tersebut adalah adanya perbedaan komposisi bahan dari kosmetik yang diproduksi dengan data komposisi yang disampaikan saat produk didaftarkan ke Badan POM, juga berbeda dengan informasi yang dicantumkan pada kemasan produk," kata Kepala BPOM Taruna Ikrar , Kamis (7/8).
Perbedaan yang dimaksud meliputi perbedaan jenis bahan, kadar bahan, atau keduanya. Pelanggaran ketidaksesuaian komposisi ini sebagian besar ditemukan pada produk kosmetik yang dibuat berdasarkan kontrak produksi.
Berikut 21 produk kosmetik yang dicabut izinnya:
AAC Face Tonic AHA, AAC Day Cream with Brightener, AAC S B Oily, Amiraderm Glowing Night Cream Series, DR. Lane Face Toner For Acne Prone Skin, DR. Lane Reti-Lane Whitening Serum, DR. Lane Soft Peeling, Bright & Rose Cosmetics, Matte Lip Cream 01, Euromedica Todd Oldham Spring Silk Tree Bergamot Eau de Toilette, dan GEN3 Vit C Brightening Serum.
Metara Fun Matte Super Mild Lip Cream 08 Salvia, Teratu Beauty Miracle Deo Antiperspirant Spray, Meco Cleansing Milk Citrus, Meco Cleansing Milk Rose, Meco Cleansing Milk Rose Cucumber, Meco Beauty Lotion, Meco Lightening Cream, Meco Pearl Cream, Meco Face Toner Citrus, Meco Face Toner Rose, dan Meco Face Toner Cucumber.
Selain ketidaksesuaian komposisi dengan yang didaftarkan, ada pula produk yang Nomor Izin Edar (NIE) telah dibatalkan, diproduksi berdasarkan kontrak produksi, hingga bahan baku untuk produksi berbeda dengan data notifikasi. (M-1)
Pencantuman Nutri-Level ditandai dengan huruf A sampai D, diikuti indikator warna yang menunjukkan tingkatan kandungan GGL.
Kepala Badan POM Taruna Ikrar menandatangani Rancangan Revisi Peraturan Badan POM tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan.
Ia menegaskan jika tidak diawasi dengan baik peredaran obat ini berisiko memicu resistensi anti mikroba yang berdampak luas bagi kesehatan masyarakat.
BPOM melakukan pengawasan terhadap pangan takjil melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit, 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
Ada pula produk yang dicabut izinnya karena Nomor Izin Edar (NIE) telah dibatalkan dan diproduksi berdasarkan kontrak produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved