Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM pancaroba dan cuaca ekstrem sering kali memicu peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD). Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue itu ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Gejala umum DBD seperti demam tinggi, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, serta mual muntah sudah sering diketahui masyarakat. Namun, ada beberapa gejala yang jarang diketahui namun penting untuk diwaspadai.
“Tidak hanya gejala umum, DBD juga bisa menunjukkan gejala yang tidak biasa. Gejala-gejala ini penting untuk diwaspadai agar pasien bisa segera mendapatkan penanganan medis yang tepat,” jelas dokter yang pernah aktif di RSUD Kota Solok, Sumatra Barat Hany Anneke, Senin (29/7).
Baca juga : Vaksinasi Bisa Kurangi Risiko DBD yang Parah
1. Nyeri telinga dan sakit tenggorokan
Gejala ini sering disalahartikan sebagai infeksi telinga atau radang tenggorokan. Pada DBD, nyeri telinga dan sakit tenggorokan bisa disertai dengan demam tinggi, sakit kepala, dan kelelahan.
2. Batuk kering
Baca juga : Memahami Fase Perjalanan Klinis DBD Bisa Selamatkan Nyawa
Batuk kering merupakan gejala umum dari berbagai penyakit, termasuk DBD. Pada kasus DBD, batuk kering dapat disertai dengan demam tinggi, nyeri dada, dan sesak napas.
3. Diare
Diare memang bukan gejala umum pada DBD, tetapi bisa terjadi pada beberapa orang. Diare terkait DBD biasanya cair dan berwarna hijau atau cokelat.
Baca juga : Ini Dampak Penderita DBD saat Terlambat Ditangani
4. Ruam kulit yang tidak biasa
Ruam pada DBD biasanya berupa bintik-bintik merah kecil di seluruh tubuh. Namun, pada beberapa orang, ruam bisa berupa memar, gatal-gatal, atau bahkan lepuh.
5. Pendarahan
Baca juga : Kewaspadaan Orangtua Kunci Keberhasilan Penanganan DBD pada Anak
Pendarahan ringan dari hidung, gusi, atau vagina bisa terjadi pada kasus DBD yang parah. Pendarahan ini bisa menjadi tanda komplikasi serius, seperti dengue shock syndrome.
"Jika Anda mengalami beberapa gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat," tegas Hany.
Berikut beberapa langkah yang bisa diambil untuk mencegah DBD:
1. Hindari gigitan nyamuk
Gunakan kelambu saat tidur, pakai pakaian yang menutupi kulit, dan gunakan obat nyamuk.
2. Jaga kebersihan lingkungan
Bersihkan tempat penampungan air, buang sampah pada tempatnya, dan lakukan fogging secara rutin.
3. Tingkatkan imunitas tubuh
Konsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat yang cukup, dan kelola stres dengan baik.
Dengan mengenali gejala DBD yang jarang diketahui dan menerapkan tips pencegahan ini, Anda bisa melindungi diri dan keluarga dari penyakit berbahaya ini. (Z-1)
Raditya Dika ajak pelaku usaha dan pekerja kreatif lakukan vaksinasi DBD sebagai investasi kesehatan untuk menjaga kelancaran produktivitas dan pekerjaan.
KADIN, Takeda, dan Bio Farma luncurkan SIAP Lawan Dengue untuk perkuat K3 dan produktivitas perusahaan dari risiko demam berdarah di Indonesia.
Kenali batas normal dan kritis trombosit pada pasien DBD serta tanda bahaya saat fase kritis untuk penanganan medis yang tepat.
KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, pada Maret mengalami peningkatan dibandingkan Februari.
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved