Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan tubuh agar tetap fit dan tak mudah sakit, tentunya bisa kalian lakukan dengan berbagai cara.
Untuk menjaga kesehatan tidak hanya olah raga dan makan makanan sehat saja.
Namun harus diimbangi dengan pola hidup yang baik.
Baca juga : Tidur yang Cukup Buat Kesehatan Anda Terjaga
Sebagai contoh, jika kalian begadang setiap hari maka akan mengganggu kesehatan.
Bahkan, begadang memiliki dampak yang panjang untuk kesehatan.
Dampak yang pertama adalah menjadi obesitas atau kelebihan berat badan.
Baca juga : 8 Efek Samping Mengonsumsi Buah Alpukat Secara Berlebihan
Obesitas saat begadang atau tidur larut malam ternyata bisa membuat obesitas.
Hal tersebut dikarenakan jika kita makan di malam hari, maka akan langsung menjadi lemak yang menumpuk.
Selanjutnya adalah hilang gairah seksual.
Baca juga : Tidur Kurang dari 5 Jam Tingkatkan Risiko Diabetes
Tidur larut malam ternyata bisa menurunkan bahkan menghilangkan gairah seksual.
Hal tersebut dikarenakan hormon testosteron dalam tubuh akan terganggu.
Lalu selanjutnya daya konsentrasi akan mengalami penurunan.
Baca juga : Manfaat Tidur Siang bagi Kesehatan Tubuh
Terlalu sering begadang bisa mambuat otak melemah dan hilang konsentrasi.
Dampaknya, kalian akan kelihalangan waspada, kemampuan menalar hingga selalu cemas.
Dampak yang terakhir adalah imunitas dalam tubuh menjadi lemah.
Imunitas adalah sistem kekebalan tubuh yang bisa mencegah penyakit masuk ke tubuh.
Jika imunitas melemah, maka tubuh kalian akan mudah sakit.
Dari emoat dampak di atas bisa kalian rubah pola hidup agar kesehatan tidak terganggu. (Z-12)
Bruxism bukan sekadar masalah gigi, melainkan gangguan saraf dan stres. Simak penjelasan ahli IPB University mengenai penyebab dan cara mengatasinya.
Saat tidur, tubuh tidak benar-benar mati, tetapi justru bekerja untuk memulihkan energi, memperbaiki sel-sel tubuh, serta mengistirahatkan otak.
Cermin. Interior ini justru bisa diam-diam merusak kualitas tidur.
Perubahan pola tidur yang drastis selama masa liburan disinyalir dapat membuat tubuh mudah lelah hingga memicu penurunan konsentrasi yang signifikan.
Ketika waktu tidur berkurang, tubuh secara alami akan mencari kompensasi energi dari sumber lain, salah satunya melalui makanan.
Agar tidak tidur berlebihan saat puasa, cukup tidur malam hari selama 6 sampai 8 jam, bangun sahur tepat waktu, jangan tidur lama setelah sahur, serta atur tidur siang maksimal 20 hingga 30 menit.
Anton menyebutkan apabila gas air mata ini mengenai bagian mata bisa mengiritasi mata. Kondisi itu dapat menyebabkan mata perih, berair, dan membuat pandangan menjadi kabur.
Tindakan cepat dan tepat dapat membuat perbedaan signifikan dalam penanganan kecelakaan pada anak.
SAAT bayi tertidur tak jarang orangtua tidur di samping bayinya. Banyak orangtua yang memilih tidur bersama bayinya untuk memudahkan menyusui di malam hari.
MENGASUH bayi yang baru lahir memang menantang. Ada beberapa alat untuk meringankan pengasuhan bayi sehari-hari, seperti salah satunya baby bouncer.
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) memperkirakan kasus (diabetes melitus) DM tipe 1 pada anak usia 12 hingga 18 tahun meningkat saat ini dengan kenaikan mencapai 70%.
Sebagian dari kita mungkin pernah membawa ponsel atau buku ke toilet, berharap memanfaatkan waktu untuk membaca artikel atau sekadar menggulir media sosial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved