Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI Kesehatan, Dokter Gigi Spesialis Periodontik dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Indah Kusuma Pertiwi menganjurkan untuk memeriksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin sedari dini.
Selain pemeriksaan bayi dan balita di dokter anak, kata Indah, orangtua juga perlu memeriksakan kesehatan gigi dan mulut anak sejak bayi, guna mengetahui cara membersihkan gigi dan mulut pada bayi, karena orangtua perlu mengetahui cara membersihkan mulut bayi dengan baik dan benar.
Kemudian, sambungnya, pembiasaan anak dalam melakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin (dental check up) akan memberikan pengalaman yang baik saat ke dokter gigi bagi anak.
Baca juga : Ini Saat yang Tepat Mengenalkan Menyikat Gigi pada Anak
"Itu juga bisa mengurangi trauma, terutama (jika berobat) dalam kondisi sakit dan bengkak, akan banyak terdapat ketidaknyamanan pada anak yang bisa menimbulkan trauma pada anak," ujarnya.
Dengan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin sedini mungkin, kata Indah, orangtua juga turut mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Jika gigi dan mulut anak sehat, kata dia, anak tidak merasakan sakit pada saat mengunyah. Hal tersebut mempengaruhi perkembangan anak untuk dapat mengunyah makanan bergizi, yang dapat mengoptimalkan pertumbuhan anak.
Baca juga : Orangtua Diingatkan Ajak Anak Secara Rutin ke Dokter Gigi
Pemeriksaan tersebut, sambungnya, hanya memerlukan waktu enam bulan sekali jika sehat dan tiga hingga empat bulan sekali jika ditemukan masalah pada gigi dan mulut.
Indah juga menyebutkan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut merupakan layanan yang dicakup oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
"Bagi yang belum mulai (pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut), sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai. Tidak ada salahnya menambahkan dental check up pada anak," ucapnya. (Ant/Z-1)
Data World Health Organization menyebutkan penyakit gigi dan mulut menjadi salah satu kondisi kesehatan paling umum di dunia.
Salah satu langkah yang diusulkan ialah menempatkan dokter gigi magang (internship) di wilayah-wilayah yang masih kekurangan tenaga medis.
Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan sekitar 96% masyarakat tidak mengunjungi dokter gigi dalam satu tahun terakhir.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Bedah ortognatik merupakan prosedur korektif untuk menangani kelainan posisi rahang yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, bernapas, serta estetika wajah.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Bassis Gigi, Thomas Ramdhan, umumkan hengkang setelah lebih dari 30 tahun bersama band. Pengumuman ini memicu spekulasi, termasuk kemungkinan konflik internal.
Data Kemenkes ungkap 93% anak Indonesia alami karies gigi. Simak tips dr. Reza Fahlevi dalam memilih susu formula sehat berdasarkan komposisi dan proses produksi.
Bruxism bukan sekadar masalah gigi, melainkan gangguan saraf dan stres. Simak penjelasan ahli IPB University mengenai penyebab dan cara mengatasinya.
Aroma tidak sedap saat berpuasa dipicu oleh penurunan produksi air liur (saliva). Kondisi mulut yang kering menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri untuk berkembang biak.
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved