Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PSIKOLOG klinis dewasa Tiara Puspita memandang seseorang yang belum dapat bekerja sesuai dengan ekspektasi bukan berarti hal tersebut menjadi jalan buntu untuk bisa mencapai kesuksesan.
"Pada kenyataannya, tidak semua orang dapat bekerja atau memilih jurusan (kuliah) apa yang diharapkan kan, dan itu sebetulnya bukan jadi artinya jalan buntu untuk seseorang bisa sukses," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia itu, dikutip Selasa (2/5).
Dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memiliki keahlian yang baik dalam pekerjaan yang digelutinya saat ini namun sebetulnya pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan minatnya.
Baca juga: Jenjang Karier Naik, Keterampilan Karyawan Perlu Dikembangkan
Mengingat minat berkaitan dengan motivasi, kata Tiara, maka akan sulit bagi orang tersebut apabila harus bertahan dalam jangka waktu yang panjang di bidang pekerjaan atau perusahaan yang tak sesuai minatnya.
Jika seseorang merasa pekerjaannya saat ini tidak sesuai dengan minat, menurut Tiara, hal itu bisa disiasati dengan berefleksi kembali apakah dirinya memang memiliki kebutuhan dan keinginan untuk mempelajari suatu bidang pekerjaan yang baru dan yang diminati.
Minat terhadap bidang yang baru tersebut kemudian dapat dijadikan motivasi untuk bisa mencapai kesuksesan. Walaupun seseorang harus kembali ke tahap pembelajaran dari nol, Tiara percaya keberhasilan dapat diraih orang tersebut.
Baca juga: Profesi Bidang IT Terkait Cybersecurity Diburu Perusahaan
"Ketika ada kebutuhan dan keinginan untuk mempelajari suatu materi atau suatu bidang pekerjaan tertentu, dia bisa berhasil, kok. Jadi, tergantung dari bagaimana seseorang itu menyiasati kebutuhan, keputusan yang dia buat, dan bagaimana menjalaninya ke depannya," kata Tiara.
Belajar dari kasus tersebut, Tiara pun mengingatkan pentingnya menjalani tes minat dan bakat sebelum benar-benar memasuki dunia kerja. Bahkan, tes ini dianjurkan untuk dilakukan sedini mungkin sejak masih usia belia.
"Sehingga, pada saat bekerja nantinya, mungkin tidak perlu catch up atau tidak perlu terlalu struggling untuk bisa mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki dibandingkan seseorang yang mempelajari itu dari nol atau mungkin sesuatu yang tidak sesuai dengan minatnya," kata dia.
Akan tetapi, dia mengingatkan, seseorang yang memiliki bakat pun belum tentu bisa dengan serta merta bertransformasi menjadi seseorang yang ahli di bidangnya (expertise) apabila bakat tersebut tidak dilatih dan diasah secara optimal.
Keahlian dapat terbentuk melalui proses pembelajaran, baik melalui pendidikan formal maupun non-formal seperti pelatihan atau kursus, beserta juga pengalaman-pengalaman terkait dalam bidang tertentu.
"Sesuatu yang dipelajari melalui pendidikan atau sekolah atau course-course atau pelatihan-pelatihan di luar dari pendidikan formal itu juga sebenarnya bisa melatih keahlian kita. Beserta juga dengan pengalaman kita dalam bidang pekerjaan atau keseharian kita," pungkas Tiara. (Ant/Z-1)
Melalui sistem Unified User, hambatan administrasi dalam proses rekrutmen diminimalisir.
Masuknya AI ke dalam proses kerja sering kali memicu kekhawatiran sekaligus memperlebar celah keterampilan (skill gap) di kalangan karyawan.
PARA pemuda Indonesia didorong untuk melakukan telaah kritis pada dunia yang sudah berubah.
Komnas HAM memastikan penilaian kepatuhan HAM ini akan diperluas ke berbagai wilayah lainnya guna memperkuat akuntabilitas nasional.
PEKERJAAN bukan hanya sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup, tetapi juga medium untuk menghadirkan nilai, makna, dan kontribusi nyata bagi sesama.
Terdapat peningkatan dua kali lipat jumlah resume dan lowongan kerja yang diunggah di dark web pada Q1 2024 dibandingkan dengan Q1 2023, dan angka ini tetap sama pada Q1 2025.
Penelitian terbaru mengungkap sensasi "mistis" di gedung tua sering kali disebabkan oleh infrasonik dari pipa dan ketel uap, bukan makhluk halus.
Studi terbaru mengungkap ingatan manusia tidak akurat dalam melacak konsumsi alkohol. Simak mengapa catatan harian lebih efektif dibanding kuesioner medis biasa.
DI tengah tuntutan efisiensi dan produktivitas, perusahaan semakin mengandalkan pendekatan berbasis data dalam mengelola sumber daya manusia (SDM).
Pendekatan yang terlalu keras atau sepihak untuk membatasi penggunaan medsos justru berisiko membuat anak memberontak.
Studi PISA dan data global menunjukkan kemampuan kognitif Gen Z menurun di beberapa aspek. Apa penyebabnya dan keunggulannya?
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved