Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMU panik ketika pembantu pulang kampung? Jelang lebaran, biasanya para asisten rumah tangga (ART) memutuskan mudik. Saat ditinggal mereka, terkadang kita panik memikirkan keadaan rumah yang akan kacau balau.
Apalagi kamu yang terbiasa segala sesuatu dilakukan ART. Sekarang tanpa ART kamu harus melakukan semua sendiri, dari mulai mencuci baju, menyapu, mengepel, bahkan memasak.
Haduhh membayangkannya saja sudah malas, apa lagi melakukannya?
Baca juga: NasDem Sudah Minta RUU PPRT Segera Masuk Paripurna
Sudah buat capek, kotor, lapar, duhhh pasti mager banget! Tapi coba kamu pikir lagi, memang mau rumah kotor dan tidak tertata akibat rasa capek dan malas? Nggak, kan?
Nah, mulai sekarang jangan pusing lagi. Berikut ini tips agar hidup tetap nyaman meskipun ditinggal ART mudik.
Baca juga: Yuk Bikin Kimchi Jjigae Ala BTS di Rumah
Semuanya enggak musti dikerjain sendiri, kok, kamu bisa minta anggota keluargamu untuk membantu. Mintalah suamimu untuk mengepel sedangkan kamu menyapu.
Jika anakmu sudah dewasa, mintalah bantuan mereka untuk mengerjakan tugas rumah tangga. Tapi jika anakmu masih kecil? Bisa diajak untuk membantu dengan pekerjaan yang ringan.
Jika kamu malas untuk mencuci baju, gunakanlah jasa Laundry terdekat untuk mencuci baju kamu. Mengeluarkan sedikit biaya tentu bukan masalah besar dong untuk meringankan pekerjaanmu.
Jika kamu sudah dipadati dengan kesibukan kantor, dan sedangkan pembantu rumah tangga belum pulang juga, carilah pembantu sementara yang mau membantu kamu sampai pembantu kamu yang lama kembali.
Jika kamu malas untuk mencuci piring dan memasak, belilah makan di luar. Sekalian kamu bisa ajak keluarga pergi jalan-jalan dan quality time.
Sehabis membereskan rumah, pergilah jalan-jalan agar rumah tidak kembali menjadi berantakan akibat ulah si kecil.
Dengan menyimpan stok belanjaan yang aman Anda tak perlu sering-sering bolak-balik ke pasar atau pasar swalayan untuk mebeli kebutuhan barang harian. Pilih bahan makanan yang awet dan bisa Anda simpan dalam lemari pendingin dalam waktu yang lama. Hindari membeli bahan makanan yang mudah rusak. (Z-3)
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Jakarta berhasil keluar dari narasi konvensional Lebaran yang selama ini hanya identik dengan arus keluar menuju daerah.
Program “Mudik ke Jakarta” mencatat perputaran ekonomi hingga Rp21 triliun. Pengamat menilai program ini efektif mendorong pariwisata dan UMKM saat Lebaran.
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng selama Lebaran Betawi 2026, 10-12 April. Simak rute alternatifnya di sini.
Simak panduan ahli untuk memulihkan kondisi fisik dan finansial pascalibur Lebaran, mulai dari deteksi dini kesehatan hingga alokasi ideal arus kas.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
DI tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, menjaga kualitas interaksi dalam keluarga menjadi tantangan tersendiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved