Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSIM mudik Lebaran kali ini diprediksi akan meriah karena akan menjadi kesempatan pulang kampung pertama setelah pandemi covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditiadakan.
Blogger spesialis perjalanan Kadek Arini, dalam keterangan pers, dikutip Senin (27/3), membagikan empat tips supaya anak tidak rewel selama perjalanan mudik.
Pertama, sesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal tidur si kecil untuk mengurangi risiko anak rewel di perjalanan.
Jika bepergian dengan pesawat, Kadek menyarankan memilih waktu penerbangan sesuai dengan jam tidur siang anak.
Baca juga: Kemenpan-Rebiro Manut Cuti Bersama Lebaran Dimajukan
"Jadi, selama penerbangan itu dia ikut tidur, nggak nangis, nggak cranky. Terus, ketika landing, dia segar, deh, buat lanjut jalan-jalan," kata Kadek, yang memiliki anak berusia 11 bulan.
Kedua, bawa mainan dan makanan ringan kesukaan anak ketika bepergian supaya mereka terdistraksi dari rasa tidak nyaman akibat tekanan udara di pesawat.
Tips ketiga, Kadek menyarankan memilih tempat duduk yang tepat. Jika bayi masih berada di bawah enam bulan, dia merekomendasikan memilih kursi yang berada di dekat jendela.
Baca juga: Kemnaker Lakukan Koordinasi 3 Kementerian terkait Perubahan Jadwal Cuti Bersama
Posisi kursi di dekat jendela menurut Kadek akan lebih privat dan nyaman bagi orangtua yang harus menggendong anak selama perjalanan, misalnya tidak terganggu atau mengganggu penumpang sebelah yang ingin ke toilet.
Sebaliknya, ketika anak berusia balita, orangtua bisa memilih kursi dekat aisle atau lorong supaya anak lebih leluasa bergerak.
Keempat, pilih hotel yang strategis di lokasi tujuan, terutama dekat dengan transportasi umum supaya pergerakan lebih mudah.
Hotel yang dipilih pun harus ramah anak, yaitu kamar cukup luas supaya anak punya ruang gerak dan menyediakan beragam fasilitas untuk anak seperti boks bayi dan tempat bermain. (Ant/Z-1)
Jakarta berhasil keluar dari narasi konvensional Lebaran yang selama ini hanya identik dengan arus keluar menuju daerah.
Program “Mudik ke Jakarta” mencatat perputaran ekonomi hingga Rp21 triliun. Pengamat menilai program ini efektif mendorong pariwisata dan UMKM saat Lebaran.
Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Lapangan Banteng selama Lebaran Betawi 2026, 10-12 April. Simak rute alternatifnya di sini.
Simak panduan ahli untuk memulihkan kondisi fisik dan finansial pascalibur Lebaran, mulai dari deteksi dini kesehatan hingga alokasi ideal arus kas.
Tingginya angka kunjungan ini mengukuhkan situs warisan budaya sebagai pilihan utama keluarga untuk berekreasi sekaligus mengedukasi diri.
DI tengah ritme kehidupan yang semakin cepat, menjaga kualitas interaksi dalam keluarga menjadi tantangan tersendiri.
Faktor muatan berlebih, suhu mesin tinggi, kemacetan stop and go, hingga kondisi jalan yang rusak berpotensi memicu keausan komponen yang tidak langsung terasa.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved