Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HEWAN ruminansia adalah adalah hewan pemamah biak, merupakan hewan pemakan tumbuhan (herbivora) dengan sistem pencernaan dalam dua langkah. Meskipun demikian, semua hewan herbivora tidak termasuk pada kelompok ruminansia ini. Hal tersebut karena ciri utama dari hewan ruminansia yakni memiliki dua fase mengunyah sebelum makanannya dapat dicerna di perut.
Kata “ruminansia” berasal dari bahasa Latin yakni “Ruminae” yang berarti mengunyah kembali. Kebanyakan hewan ruminansia ini mengonsumsi tumbuhan sebagai makanan utamanya.
Ciri-ciri Hewan Ruminansia
1. Di dalam perutnya terdapat empat bilik dan kaki dengan jumlah hanya dua jari saja.
2. Memiliki gigi seri atas berkurang atau bahkan tidak ada.
3. Biasanya makan atau memamah rumput secara cepat, kemudian memuntahkannya kembali dan memakannya kembali.
4. Di dalam perutnya memiliki empat kompartemen, yakni rumen, retikulum, omasum, dan abomasum.
Contoh Hewan Ruminansia
1. Sapi
2. Domba
3. Kambing
4. Kerbau
5. Kijang
6. Bison
7. Banteng
8. Anoa rusa
9. Jerapah
Sistem Pencernaan Hewan Ruminansia
Pada hewan ruminansia, sistem pencernaannya disebut unik sebab di dalam perut mereka memiliki lambung ganda, sehingga prosesnya lebih panjang dan kompleks. Perbedaan yang mendasar antara sistem pencernaan hewan ruminansia dengan hewan lain adalah kelompok hewan ini memiliki struktur gigi yakni pada geraham belakang (molar) berukuran besar dan berfungsi untuk mengunyah rerumputan yang sulit dicerna. Lambung ganda yang dimaksud adalah bukan berjumlah dua, tetapi empat bagian yakni rumen (perut besar), retikulum (perut jala), omasum (perut kitab), dan abomasum (perut masam).
Di dalam perut hewan ruminansia terdapat bakteri selulotik yang menghasilkan vitamin B, asam amino, dan gas metan (CH4) yang mana dapat digunakan dalam proses pembuatan biogas sebagai sumber energi alternatif. Pada dasarnya, proses pencernaan pada hewan ruminansia ini dimulai dari rumput yang dimakan, dikunyah, dan ditelan menuju ke kerongkongan.
Setelah itu, makanan akan masuk ke bagian perut pertama yakni rumen sebagai “gudang sementara” dari makanan yang telah tertekan. Di rumen tersebut nantinya akan terjadi pencernaan protein, lalu diteruskan ke bagian perut kedua yakni reticulum. Di reticulum, makanan akan dibentuk menjadi gumpalan-gumpalan kasar yang disebut dengan Bolus.
Biasanya, ketika hewan ruminansia ini tengah bersantai, bolus yang ada reticulum tadi akan dimuntahkan kembali ke mulut, yang kemudian dimamah kedua kalinya. Setelah proses pemamahan kedua kalinya itu, makanan akan ditelan kembali dan diteruskan ke bagian perut ketiga yakni omasum.
Di omasum, akan terdapat produksi enzim yang bercampur dengan bolus. Setelah makanan hancur maka selulosa juga akan ikut hancur, yang kemudian diteruskan ke usus halus, lalu ke usus besar, hingga berakhirlah ke anus.(OL-5)
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid meninjau Balai Ternak Lombok Tengah. Stok sapi Bali dipastikan siap memenuhi kebutuhan Iduladha 2026 dan memberdayakan mustahik.
Vaksinasi PMK dilakukan di puskeswan Pulau Payung, Kecamatan Mukomuko Selatan, puskeswan Penarik, puskeswan Lubuk Gedang, dan Kota Mukomuko.
Inaktivasi virus yaitu mematikan virus agar tidak menyebabkan penyakit, namun tetap menjaga bagian antigenik yang mampu merangsang kekebalan hewan.
820.000 ternak kerbau, sapi, kambing dan unggas mati atau hilang terbawa arus banjir. Kemudian 58 rumah potong hewan rusak, 2.300 alat mesin pertanian hilang.
Vaksinasi PMK bertujuan untuk memberikan penguat anti-PMK atau vaksin guna mencegah ternak dari penularan PMK.
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
Kapal ternak terbesar dunia MV Al Kuwait kirim 17.000 sapi ke Indonesia. Pakar IPB ungkap alasan ketergantungan impor dan risiko ekonomi Rp11 triliun.
Ia mengatakan pada awalnya sebanyak 21 ribu ekor sapi yang siapkan. Namun, di tengah perjalanan ada penambahan permintaan sebanyak 9.000 ekor sapi yang dikirim dari Sumbawa.
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved