Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo mengatakan tahun 2045 akan menjadi tahun emas bagi Indonesia. Bukan hanya karena merayakan 100 tahun kemerdekaan, namun juga karena Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang menjadi kekuatan untuk menjadi negara maju.
Founding Partner AC Venture Pandu Patria Sjahrir mengatakan, pada 2045 jumlah penduduk Indonesia 70% dalam usia produktif, yakni 15-64 tahun dan sisanya 30% merupakan penduduk yang tidak produktif (usia dibawah 14 tahun dan diatas 65 tahun). Meski demikian, tidak serta merta bisa mendorong Indonesia menjadi negara maju bila tidak segera mengatasi tantangan yang ada.
Menurutnya, ada tiga tantangan yang dihadapi Indonesia sebelum mencapai target generasi emas 2045 tersebut. Tantangan yang pertama adalah tenaga kerja Indonesia saat ini terdiri dari 78 juta pekerja informal dan hanya 10% dari tenaga kerja yang merupakan lulusan universitas.
"Sehingga Indonesia membutuhkan lebih banyak tenaga kerja berpendidikan dan berketerampilan tinggi," ujar Pandu dalam keterangannya, Kamis (21/7).
Tantangan lainnya, Indonesia perlu memiliki free movement tenaga kerja terampil sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional melalui akses pendidikan global. Harapannya, dalam 20-30 tahun mendatang, Indonesia akan punya talenta yang lebih berkembang.
Baca juga: 10 Nama Malaikat yang Wajib Diketahui dan Tugasnya
Kemudian, masalah lain adalah Indonesia dihadapkan oleh masalah perubahan iklim yang mengancam kualitas hidup talenta mudanya.
"Hal ini diperparah oleh kurangnya talenta muda berbakat yang berpengalaman dan berpengetahuan untuk mengatasi masalah ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa bonus demografi harus kita maksimalkan karena akan mendorong perekonomian Indonesia lebih pesat dan mewujudkan impian kita menjadi negara maju. Mengingat bukan hanya Indonesia yang terus berbenah, namun juga negara lain.
Diterangkannya, dalam kunjungan ke Prancis pada 2-11 Juli lalu, Pandu mendapat pengalaman dan pelajaran berharga. Ia berbincang dengan politikus dan pebisnis Bruno Bonnell di mana Perancis memiliki tiga fokus untuk meningkatkan level persaingan mereka pada 2030. Pertama, sektor kesehatan dan penelitian; kedua, sektor akademis melalui penambahan talenta digital di deep tech dan di AI; ketiga, transisi energi untuk dekarbonisasi di dunia.
"Kita pun tidak mau kalah, secara demografi, kita memiliki populasi terbesar di Asia Tenggara dan terbesar ke-4 di dunia dengan usia rata-rata 26 tahun. Hal itu menjadikan Indonesia salah satu negara dengan tenaga kerja muda yang besar secara global,” kata Pandu.
Untuk itu, pemerintah bersama masyarakat perlu menyiapkan generasi muda yang berpendidikan dan berketerampilan tinggi serta inovatif dengan adopsi teknologi di masyarakat yang semakin baik dan visi ekonomi yang berorientasi industri hilir.(OL-4)
Event ini akan berlangsung di Harris Hotel Kelapa Gading pada Sabtu 9 Mei 2026 dan Doubletree By Hilton Bintaro Xchange Mall pada Minggu, 10 Mei 2026.
Universitas Bakti Tunas Husada (BTH) mempercepat langkah internasionalisasi kampus melalui penguatan mutu akademik dan perluasan kerja sama lintas negara.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Kegagalan di masyarakat jauh lebih fatal dibanding kegagalan akademik.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perguruan tinggi terkemuka Inggris untuk menjalin kerja sama dalam pendirian 10 universitas baru di Indonesia.
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved