Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) Surakarta menambah tiga guru besar. Mereka adalah Prof Dr Dra Sri Subanti MSi, Prof Dr Yusup Subagio Sutanto dr SpP(K) FISR FAPSR, dan Prof Dr Zainal Arifin ST MT.
Tiga profesor baru itu dikukuhkan dalam Sidang Senat Akademik Terbuka UNS di Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (19/7). Pengukuhan dilakukan secara hibrid (luring dan daring) di Gedung Auditorium UNS.
Prof Sri Subanti merupakan guru besar ke-248 di UNS dan ke-23 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Adapun Prof Yusup Subagio Sutanto menjadi guru besar ke-249 di UNS dan ke-46 Fakultas Kedokteran (FK).
Sedangkan Prof Zainal Arifin merupakan guru besar ke-250 UNS dan ke-20 Fakultas Teknik (FT).
Ketua Dewan Profesor, Prof Suranto, mengapresiasi capaian tiga profesor baru di UNS tersebut. "Apa yang dicapai rekan sejawat kami adalah prestasi yang luar biasa," kata Suranto.
Baca juga: Pendidikan Inklusif Unpam Hasilkan Penyandang Disabilitas sebagai Wisudawan Terbaik
Ia juga mengapresiasi serta memberikan selamat untuk bergabung kepada Zainal Arifin di Dewan Profesor.
Apresiasi juga disampaikan Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho kepada tiga guru besar baru itu. Jamal menyatakan bersyukur karena jumlah guru besar baru di UNS telah menunjukan peningkatan yang positif.
Dengan penambahan tiga orang guru besar yang baru saja dikukuhkan, jumlah guru besar aktif UNS kini mencapai 144 orang.
Jamal berpesan kepada tiga guru besar baru itu agar tidak menghabiskan seluruh waktu pengabdiannya di kelas dan laboratorium. Melainkan sebagai sosok intelektual yang rajin mengimplementasikan ilmu dan pengetahuannya demi kepentingan kemajuan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia.
"Jadilah juga sosok guru besar yang senantiasa menjaga semangat kolegial, yakni ikhlas mendorong dan memberi kesempatan berkembang kepada juniornya," harapnya. (OL-16)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
SELEKSI Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menunjukkan tingginya persaingan. Berikut 10 jurusan terketat di UNS pada SNBP 2026
Daftar 10 jurusan terketat UNS pada SNBP 2026. Kedokteran tembus rasio 1:50. Simak strategi lolos dan analisis keketatan prodi favorit di Universitas Sebelas Maret.
Melalui mekanisme Regulatory Impact Assessment (RIA), para peneliti UNS mendorong adanya pengujian dampak aturan secara berkala untuk memastikan keadilan bagi seluruh sektor.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNS menyoroti adanya ketegangan antara aspek kesehatan dan perlindungan ekonomi dalam aturan pertembakauan.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved