Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKLUS motorik bayi biasanya dimulai dengan berpindah dari titik satu ke titik lainnya, entah dengan menggeser tubuhnya atau dengan merangkak. Apa jadinya jika bayi melewatkan siklus merangkak ini?
Dokter Amanda Soebadi, Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak KSM Kesehatan Anak FKUI-RSCM, mengungkapkan bahwa hal ini bisa menjadi pertanda buruk, bisa juga tidak.
Ia menjelaskan, siklus perkembangan motorik anak bayi merupakan ranah perkembangan yang mudah diamati. Perkembangan motorik pada bayi ini berlangsung dengan pola yang dapat diprediksikan dan sudah pakem.
"Perkembangan pola motorik anak bayi selalu dimulai dari atas (kepala) lalu menuju ke bawah (kaki), kemudian dari yang paling dekat dengan batang tubuh dan kemudian menjauhi batang tubuh," ucapnya pada live Instagram @rscm.kencana, Jumat (17/12).
Akan tetapi, jika seorang anak bayi dalam perkembangannya tidak bisa merangkak maka perlu diwaspadai, apakah ini hanya sebatas gejala keterlambatan atau mungkin ada kelainan saraf atau otot yang membuat dirinya kesusahan untuk merangkak.
Karena jika melihat dari fase gerakan pada anak bayi, kata Amanda, gerakan merangkak adalah gerakan yang kompleks karena dibutuhkan kontrol yang kuat dari mulai kepala, leher, batang tubuh, panggul, paha, dan lutut. Jika bayi tidak dapat merangkak maka orang tua perlu memeriksakannya.
“Sebaiknya anak dibawa konsultasi ke dokter spesialis anak, atau saraf anak, untuk memastikan bahwa merangkaknya atau sekuens atipikal itu memang variasi normal,” ucapnya.
Lalu kapan waktu tepat agar orang tua harus mewaspadai adanya kecenderungan keterlambatan perkembangan motorik ini?
Dari segi milestone yang harus dicapai, jelas Amanda, di usia 4 bulan bayi harus dapat mengangkat kepala, dengan catatan dia lahir dalam kondisi normal. Lalu, di usia 6 bulan, bayi dapat tengkurap sendiri dan duduk di usia 7 bulan. Selanjutnya, pada usia mendekati 16 bulan, bayi sudah dapat berjalan.
“Jadi waktu kita melakukan intervensi untuk hasil yang optimal itu jendelanya terbatas. Oleh karena itu, saya sangat hati-hati dengan kewajaran ini karena selama waktu 6 bulan sampai 1 tahun kita menunggu, kita melewatkan waktu yang sangat berharga untuk pekembangan sinap ini,” ucapnya. (*/H-2)
Kemenkes RI luncurkan Konsorsium 1000 HPK bersama Rabu Biru Foundation untuk mengintegrasikan intervensi kesehatan ibu dan anak demi target Indonesia Emas 2045.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Studi dari lembaga riset National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa struktur otak perempuan mengalami perubahan signifikan selama kehamilan.
Tindakan sederhana seperti mencuci tangan adalah prosedur wajib sebelum menyentuh atau menggendong si kecil.
Kemendukbangga/BKKBN menyiapkan sejumlah posko layanan keluarga di berbagai titik strategis jalur mudik Lebaran 2026 yang tersebar di 31 provinsi
Penasaran kenapa bayi manusia lahir tidak berdaya sementara anak hewan langsung bisa jalan? Simak alasan evolusi, anatomi panggul, dan batas metabolisme ibu.
Kehamilan adalah periode yang dipenuhi keajaiban dan harapan. Saat memasuki usia 9 bulan, waktu untuk bertemu dengan si kecil semakin dekat.
Lalu apa manfaat dari kolostrum? Berikut beberapa manfaat penting dari kolostrum ASI.
Selain rasanya yang lezat, kacang mete kaya akan kandungan zat-zat gizi yang bermanfaat untuk ibu hamil dan menyusui.
UPAYA penurunan angka stunting di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan pemerintah setempat.
Jumlah tersebut berasal dari total 22 ribu balita stunting di Jakarta atau dengan persentase 5%.
LINGKAR kepala bayi adalah pengukuran yang umum digunakan untuk menentukan perkembangan kepala bayi. Pengukuran ini dilakukan dengan mengukur keliling kepala bayi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved