Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
REKTOR Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno menyatakan perlu adanya arah perubahan yang dilakukan sehingga UP dapat mempercepat proses dalam mendapatkan Akreditasi Internasional.
Hal tersebut dikatakan Edie Toet ketika memberi sambutan pada acara Bincang Kampus yang digelar oleh Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) Universitas Pancasila di kegiatan “Bincang Kampus: Sudah Siapkah Universitas Pancasila Menuju Akreditasi Internasional?”
Kegiatan ini diikuti oleh Sivitas Akademika Universitas Pancasila baik pada tingkat fakultas maupun Rektorat.
Secara umum UP dinilai telah memiliki modal yang cukup untuk menuju internasionalisasi perguruan tinggi, mengingat kegiatan yang diselenggarakan selama ini sudah sesuai dengan tahapan yang ada dalam renstra UP.
Baca juga : Sinergi Orangtua dan Sekolah Perlu untuk Atasi Kesulitan saat Pandemi
Kepala LLDikti Wilayah III Agus Setyo Budi mengatakan, kunci kesuksesan dari proses akreditas internasional adalah kesiapan SDM terutama ketersediaan para dosen dengan jenjang akademik Lektor Kepala dan Guru Besar, serta peningkatan jenjang pendidikan S3 bagi para dosen.
Oleh karena itulah Prof. Dr. Sri Widyastuti, SE., MM., M.Si selaku Wakil Rektor Bidang Akademik UP Sri Widyastuti mengatakan, saat ini UP telah aktif mendorong para dosen untuk segera studi lanjut dan saat ini sudah banyak dosen UP yang sedang menempuh pendidikan S3 di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar negeri.
"Diharapkan dalam 2-3 tahun kedepan UP sudah bisa 'panen' dosen dengan jenjang pendidikan S3," ujarnya.
Kepala LHKI UP Eddy Pratomo mengatakan, acara itu diharapkan meningkatkan pemahaman seluruh elemen Sivitas Akademika UP dan menyamakan persepsi akan urgensi UP untuk memperkuat dan mengembangkan hubungan serta kerja sama internasional. (Ant/OL-7)
Ia menjelaskan, upaya memperkuat kepercayaan publik dilakukan melalui peningkatan sistem pengawasan internal, penguatan kontrol terhadap hakim konstitusi.
Di tingkat nasional, Unika Atma Jaya menempati peringkat #4 PTS terbaik se-Indonesia dan peringkat #22 dari seluruh Perguruan Tinggi se-Indonesia.
President University mengukuhkan tiga Guru Besar baru: Prof. Anton Wachidin, Prof. Erwin Sitompul, dan Prof. Jhanghiz Syahrivar untuk perkuat riset nasional.
Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi dinilai semakin penting dalam memperkuat pemahaman konstitusi di Indonesia.
Bagi mahasiswa internasional, memilih kampus tidak hanya soal kualitas akademik, tetapi juga kenyamanan tempat tinggal dan jaminan keamanan.
Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Prasetiya Mulya dalam penyelenggaraan Program Sarjana-Magister Terintegrasi (PSMT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved