Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengirimkan tim investigasi guna menyelidiki kasus amplop bertuliskan bupati dan istri bupati Karanganyar, saat penyaluran bantuan oleh Baznas Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Tim investigasi ini akan mempelajari semua yang terjadi di lapangan untuk mengungkap fakta sebenarnya.
"Baznas Pusat mengirimkan tim independen untuk mempelajari apa yang terjadi di lapangan agar semuanya menjadi clear dan jelas. Tentu isu ini harus dipelajari secara detail. Jika ditemukan kesalahan,baznas Pusat tidak segan-segan untuk memberikan sanksi kepada Baznas daerah secara tegas," kata Ketua Baznas RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/7).
Dalam ketarangan resmi dikutip, Sabtu (24/7), Noor menambahkan, Baznas merupakan organisasi struktural, Baznas daerah seperti provinsi maupun kabupaten/kota dapat menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui kebijakannya masing-masing.
"Pengawasan dan pembinaan dilakukan oleh Kementerian Agama, sedangkan koordinasi dan pengendalian dilaksanakan Baznas Pusat. Maka Baznas Pusat akan langsung turun tangan mempelajari isu amplop ini agar tidak terus menjadi isu liar yang berkembang di masyarakat," kata Noor.
Noor memastikan Baznas Pusat akan menyelesaikan berbagai ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pengelolaan zakat di Baznas daerah dan Lembaga Amil Zakat melalui mekanisme koordinasi dan pengendalian.
Koordinasi menjadi sangat penting agar terciptanya sinergi positif antara Baznas Pusat dengan daerah yang sudah terjalin sejak lama. Dengan adanya koordinasi, menurut Noor, akan mendorong optimalisasi pengumpulan zakat di tingkat nasional dan daerah.
"Secara berkala, Baznas terus meningkatkan akuntabilitas dan profesionalitas, serta berinovasi dalam mengelola ZIS (zakat, infak, dan sedekah), melalui Koordinasi Zakat Nasional. Potensi zakat di Indonesia sangatlah besar, maka dibutuhkan koordinasi menyeluruh Baznas RI dan Provinsi serta kabupaten/kota," ucap Noor.
Baznas sebagai operator dan koordinator zakat nasional, terus meningkatkan standarisasi pengelolaan zakat menuju arah yang lebih baik. Sebagai operator, Baznas melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan pelaporan pengumpulan-penyaluran dana ZIS.
"Sementara sebagai koordinator, Baznas melakukan pertimbangan Baznas daerah, rekomendasi izin LAZ (Lembaga Amil Zakat), perencanaan dan pelaporan nasional," katanya.
"Baznasjuga terus menegaskan posisinya sebagai koordinator bagi lembaga amil zakat lainnya, demi berkontribusi kepada negara di bidang pembangunan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan kemiskinan melalui pengelolaan dana zakat,” katanya lagi. (RO/OL-09)
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Selain santunan kepada keluarga korban meninggal dunia, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
Melalui dana zakat, Baznas akan terus berkomitmen mendukung gagasan-gagasan dan cita-cita anak muda yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa.
Baznas melalui tim Rumah Sehat Baznas bergerak cepat merespons kecelakaan kereta Bekasi yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, Senin malam (27/4).
Dengan dukungan Baznas, kini Lestari secara konsisten meraup pendapatan Rp200 ribu hingga Rp500 ribu per hari, bahkan melonjak Rp10 juta pada periode Lebaran.
Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Bidang Distribusi dan Pemberdayaan Idy Muzayyad, bersama Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Program Lumbung Pangan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses panen raya, dengan potensi hasil mencapai 400 ton jagung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved