Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) Nasional memperkuat kolaborasi dan koordinasi dalam pengelolaan zakat melalui kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal: Fundraising 1447 H bersama Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia yang digelar di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis pasca-Idulfitri untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyatukan langkah dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat secara nasional.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, penguatan kolaborasi antara Baznas dan LAZ menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi zakat yang besar di Indonesia. Menurutnya, potensi tersebut perlu didukung dengan strategi yang matang, mulai dari penguatan sumber daya manusia, inovasi fundraising, hingga program pemberdayaan yang tepat sasaran.
“Melalui momentum halal bihalal ini, Baznas mengajak seluruh LAZ untuk memperkuat sinergi, khususnya dalam fundraising. Potensi zakat yang besar harus diiringi dengan strategi, SDM, dan program yang terarah agar memberikan dampak maksimal bagi umat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, menekankan pentingnya membangun ekosistem zakat yang terintegrasi dan berbasis data agar pendistribusian lebih dirasakan manfaatnya oleh mustahik.
“Kita perlu merumuskan langkah bersama dalam penguatan regulasi dan ekosistem zakat. Penggunaan data yang akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar zakat dapat disalurkan secara tepat, khususnya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan literasi zakat di masyarakat guna meningkatkan pemahaman serta kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat. "Mudah-mudahan sinergi Baznas dan LAZ ini semakin kuat, karena judulnya adalah Zakat Menguatkan Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, menyampaikan, selain optimalisasi penghimpunan, diperlukan grand design pendistribusian zakat yang berorientasi pada dampak dan selaras dengan SDGs (Sustainable Development Goals) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
“Kita tidak hanya berbicara tentang potensi, tetapi juga bagaimana zakat didistribusikan secara strategis. Perlu ada desain besar yang mengarah pada kemaslahatan umat dan sejalan dengan SDGs,” ungkapnya.
Dari sisi LAZ, perwakilan Rumah Zakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Baznas dalam membangun ruang kolaborasi yang inklusif antar lembaga zakat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus ditingkatkan, karena banyak manfaatnya bagi kita semua. Ke depan kami berharap baik itu program maupun kegiatan bisa terus dikolaborasikan,” ujarnya.
Melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi ini, Baznas dan LAZ Nasional berkomitmen untuk terus menghadirkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas demi mewujudkan kesejahteraan umat serta memperkuat peran zakat dalam pembangunan Indonesia. (H-2)
Program Beasiswa Cendekia Baznas merupakan salah satu program unggulan yang dirancang untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di kantor perwakilan RI di luar negeri merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan penghimpunan ZIS.
Baznas disebutnya juga akan fokus pada standardisasi ukuran keberhasilan program yang mengacu pada data statistik nasional seperti yang diterapkan oleh BPS.
Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, RI memiliki potensi luar biasa menjadi pusat ekonomi syariah internasional.
Arah kebijakan Baznas ke depan termasuk target pengumpulan zakat nasional yang ditetapkan mencapai Rp160 triliun dan Baznas pusat sebesar Rp10 triliun pada 2031.
Pahami siapa saja yang berwenang mengelola zakat fitrah Anda. Dari BAZNAS, LAZ, hingga UPZ Masjid, pastikan zakat Anda dikelola oleh lembaga resmi.
Itqan Peduli resmi menjadi bagian dari sistem pengelolaan zakat nasional yang terintegrasi dan diawasi negara.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Kemenag bersama relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) terus berupaya menyalurkan bantuan hingga ke wilayah-wilayah terisolir akibat banjir di Aceh.
Program Join Action for Palestine yakni inisiatif kolektif embaga amil zakat (LAZ) anggota Poroz untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Palestina yang terdampak krisis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved